Meranti(Kemenag)โ Dalam rangka memperkuat moderasi beragama dan menjaga kerukunan umat, Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti menyelenggarakan kegiatan Respon dan Cegah Dini Konflik Keagamaan Islam, yang dilaksanakan pada Kamis (29/5) dan diikuti oleh Penyuluh Agama Islam dari berbagai kecamatan di wilayah Kepulauan Meranti.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Kemenag Kepulauan Meranti ini secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti, Sulman, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya para penyuluh agama, dalam mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu keharmonisan antarumat beragama.
โMelalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat peran penyuluh sebagai agen perubahan yang mampu mendeteksi potensi konflik secara dini dan meresponsnya dengan pendekatan yang bijak dan damai,โ ujar Kepala Kemenag dalam sambutannya.
Dalam kegiatan ini, Bimas Islam menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang penanganan konflik keagamaan dan moderasi beragama. Para narasumber membagikan wawasan dan pengalaman terkait strategi penyelesaian konflik, teknik mediasi, serta pentingnya dialog lintas agama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam melalui sesi materi interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus yang diambil dari pengalaman nyata di berbagai daerah. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas penyuluh agama dalam melakukan deteksi dini serta membangun komunikasi yang harmonis di tengah masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Kepulauan Meranti dalam mendukung program nasional penguatan moderasi beragama serta menciptakan lingkungan sosial yang damai, inklusif, dan toleran. (T)