0 menit baca 0 %

Bimas Islam Kemenag Kuansing Gelar Penguatan Pokja dan Majelis Taklim untuk Tingkatkan Profesionalitas Pengelolaan Dakwah

Ringkasan: Teluk Kuantan, 28 Oktober 2025 Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pokja/Majelis Taklim Tingkat Kabupaten Kuansing Tahun 2025 di Aula Kankemenag Kuansing, Selasa (28/10).Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kank...

Teluk Kuantan, 28 Oktober 2025 โ€” Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pokja/Majelis Taklim Tingkat Kabupaten Kuansing Tahun 2025 di Aula Kankemenag Kuansing, Selasa (28/10).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Kuansing, Suhelmon, dengan laporan kegiatan disampaikan oleh Kasi Bimas Islam, Bahrul Aswandi, serta menghadirkan Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Rahmat Suhadi sebagai narasumber.

Dalam arahannya, Rahmat Suhadi menekankan bahwa majelis taklim memiliki peran strategis dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat, sekaligus menjaga keutuhan NKRI. Ia juga mengingatkan agar pembinaan umat tidak hanya bersumber dari media sosial, tetapi harus melalui majelis taklim yang terarah dan memiliki dasar ilmu yang kuat.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Bahrul Aswandi menyampaikan materi tentang administrasi dan manajemen majelis taklim. Ia menjelaskan bahwa tata kelola majelis taklim harus dijalankan secara terencana, terorganisasi, dan terdokumentasi agar kegiatan keagamaan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

โ€œMajelis taklim tidak hanya tempat belajar agama, tetapi juga lembaga sosial yang perlu memiliki sistem administrasi dan manajemen yang tertib. Mulai dari perencanaan kegiatan, pengelolaan data, hingga pencatatan keuangan,โ€ ujar Bahrul.

Beliau juga mendorong agar Pokja Majelis Taklim se-Kuansing segera terbentuk untuk memperkuat koordinasi antar majelis dan memudahkan pembinaan oleh Kemenag.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BKMT se-Kuansing, organisasi keagamaan wanita seperti Aisyiyah, Muslimat NU, Persatuan Wanita Tarbiyah (Perwati Perti), serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Melalui kegiatan ini, Bimas Islam berharap terbentuknya jejaring majelis taklim yang solid, profesional, dan berdaya dalam membina masyarakat secara berkesinambungan. (snz)