Kemenag(Meranti)— Dalam upaya meningkatkan kompetensi penyuluh agama dalam menghadapi era digital, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Tahap II, yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Meranti, Selasa (17/6/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam yang berada di lingkungan Kemenag Kepulauan Meranti. Materi pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan membuat konten dakwah digital yang menarik, efektif, dan menjangkau masyarakat luas.
Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, H. Sulman, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, Sulman menyampaikan pentingnya peran penyuluh agama sebagai agen perubahan yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk menguasai dunia digital.
“Penyuluh agama hari ini tidak hanya berbicara di mimbar atau majelis taklim, tapi juga harus mampu menyampaikan pesan keagamaan lewat media digital. Karena itu, kemampuan membuat konten kreatif menjadi sangat penting,” ujar Sulman.
Sebagai narasumber dalam pelatihan ini, hadir Maisyarah Mai, seorang konten kreator yang dikenal aktif melalui berbagai platform digital. Dalam pemaparannya, Maisyarah berbagi kiat praktis dalam membuat konten dakwah yang menarik dan relevan, mulai dari penulisan naskah, pengambilan video, hingga teknik editing dan publikasi di media sosial.
“Konten yang baik adalah yang mampu menyentuh hati, relevan dengan persoalan masyarakat, dan tentu saja disampaikan dengan cara yang kreatif. Penyuluh agama punya potensi besar untuk itu,” ujar Maisyarah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan bekal praktis bagi para penyuluh untuk semakin aktif dan produktif dalam berdakwah melalui media sosial, sekaligus membentuk citra penyuluh yang kreatif, solutif, dan inspiratif. (T)