0 menit baca 0 %

Bimas Islam Kuansing Hadiri Pembinaan Dai dan Daiyah untuk Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menghadiri kegiatan Pembinaan Dai dan Daiyah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penais Zawa), Kamis (25/9...

Kuansing (Kemenag) — Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menghadiri kegiatan Pembinaan Dai dan Daiyah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penais Zawa), Kamis (25/9/2025). Acara berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kuansing dan dibuka oleh Kepala Kankemenag Kuansing yang diwakili oleh Kasi Bimas Islam, Bahrul Aswandi.

Kegiatan ini menghadirkan Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Riau, Mas Jekki Amri, selaku narasumber utama. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa peran penyuluh, dai, dan daiyah sangat penting untuk mencegah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta terorisme, sehingga tercipta harmonisasi dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kuantan Singingi.

Mas Jekki Amri juga menitipkan empat pesan penting kepada para dai dan penyuluh. Pertama, fokuslah pada tugas pokok dan fungsi utama sebelum melaksanakan tugas tambahan. Kedua, sampaikan tausyiah kepada masyarakat dengan sentuhan yang menyejukkan tanpa paksaan atau kekerasan. Ketiga, manfaatkan media elektronik secara bijak sebagai sarana dakwah dan evaluasi diri. Keempat, terus merangkul masyarakat lintas agama dengan sikap yang menenangkan serta penuh keteladanan.

Pembinaan ini turut diikuti oleh para penyuluh agama Islam, Kristen, dan Katolik. Hadir pula Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Riau, Armin Antoni Silaban, dan Pembimas Katolik, Alimasa Gea, yang memberikan pandangan terkait peran penyuluh lintas agama dalam merawat kerukunan. Kegiatan ditutup dengan sesi pembinaan lanjutan yang memperdalam strategi dakwah dan kepenyuluhan dalam kehidupan masyarakat multikultural. (snz)