0 menit baca 0 %

Bimas Islam Kuansing Monitoring Pelaksanaan BRUS di Ponpes KH Ahmad Dahlan Kuantan Tengah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi kembali melaksanakan monitoring kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS), kali ini di Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Kuantan Tengah, pada Rabu (17/12/2025).

Kuansing (Kemenag) — Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi kembali melaksanakan monitoring kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS), kali ini di Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Kuantan Tengah, pada Rabu (17/12/2025). Monitoring dilakukan langsung oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kuansing, Bahrul Aswandi.

Kegiatan BRUS di Ponpes KH Ahmad Dahlan ini diikuti oleh 90 siswa dan siswi yang dibagi ke dalam tiga angkatan, masing-masing berjumlah 30 peserta. Pelaksanaan kegiatan BRUS sepenuhnya dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Kuantan Tengah di bawah koordinasi Kepala KUA Kuantan Tengah, Jefri Eriadi, sebagai bagian dari program pembinaan remaja yang digalakkan oleh Bimas Islam.

Dalam monitoring tersebut, Kasi Bimas Islam meninjau secara langsung jalannya kegiatan serta melakukan pengecekan teknis, terutama terkait kelengkapan administrasi, kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan kegiatan, serta dokumentasi program. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan BRUS berjalan tertib, terukur, dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan oleh Bimas Islam.

Program BRUS merupakan salah satu program strategis Bimas Islam yang difokuskan pada pembinaan karakter dan keagamaan remaja usia sekolah. Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu memahami perkembangan diri sebagai remaja, memiliki pondasi akidah dan akhlak yang kuat, serta tumbuh menjadi generasi Qurani yang mampu bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kasi Bimas Islam Kemenag Kuansing menegaskan bahwa monitoring ini bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan dan penguatan peran KUA dalam melaksanakan program pembinaan umat, khususnya bagi kalangan pelajar. Dengan pelaksanaan yang baik dan tertib, BRUS diharapkan memberikan dampak nyata dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman. (snz)