Pekanbaru ( Kemenag )- Penyuluh Agama Islam Kecamatan Lima Puluh pada hari Kamis (02/10/2025), melakukan penyuluhan di SMAN 9 Pekanbaru dalam rangka menekan buta aksara Al-Qur'an di dunia pendidikan sekaligus tanda bukti sayang pada anak negeri ini.
Kegiatan ini berlangsung di sekolah tepatnya di Musholla, sejumlah guru juga hadir mendampingi Penyuluh Lima Puluh salah satunya Sugiarti.
Kepala sekolah menyatakan apresiasinya dalam kegiatan menekan buta aksara Al-Qur'an dilingkungan sekolah yang ia pimpin.
" Kami sangat mengapresiasi khususnya saya ya, bahwa kegiatan ini sangat membantu kami dalam belajar tahsin Alquran ini, sebab tak semua guru bisa membantu anak-anak dalam memberikan ilmu Al-Qur'an secara maksimal agar kelak anak-anak mampu dan bisa terjun langsung ke masyarakat tanpa ragu dan kami mendukung kegiatan ini secara positif," ujar Kepala Sekolah Darmina, M.Pd.
Program ini sejalan dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, bagaimana kita mampu menekan angka buta aksara Al-Qur'an di tengah masyarakat tanpa memandang dari segi usia dan pria atau wanita.
Sementara itu Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh, Warman, SH. MH sangat mendukung kinerja Penyuluh KUA Kecamatan Lima Puluh dalam melakukan giat menekan buta aksara Al-Qur'an dilingkungan sekolah.
"Dan yang lebih penting jadi amal jariyah bagi kawan-kawan penyuluh," Ujar beliau.
Kegiatan ini di Motori oleh H. Aprianto, SH.I dan rekan-rekan penyuluh,
Anak-anak terlihat asik dan nyaman saat diuji dan diajari bagaimana bacaan yang benar dan sah, bahkan ada yang berkali kali minta didengarkan bacaannya oleh Penyuluh Agama Islam dari KUA kecamatan Lima Puluh, bahkan salah seorang siswi yakni Dewi mengharapkan kegiatan ini baiknya dilakukan secara rutin dalam beberapa kali dalam seminggu ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat penting bagi sekolah-sekolah berkeinginan untuk anak-anak yang belum lancar mengaji dengan bertajwid. ( UB/ Humas 50 )