0 menit baca 0 %

Bimbingan Keagamaan Jadi Sarana Penyuluh Agama Islam Wujudkan Masyarakat Religius.

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam upaya membentuk masyarakat yang beriman dan berakhlak mulia, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Tengah terus menggencarkan kegiatan bimbingan keagamaan di berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan aj...


Kuansing (Kemenag) — Dalam upaya membentuk masyarakat yang beriman dan berakhlak mulia, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuantan Tengah terus menggencarkan kegiatan bimbingan keagamaan di berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah kehidupan sehari-hari.

 Salah seorang Penyuluh Agama Islam Kuantan Tengah, Jabrius Jas menyampaikan bahwa bimbingan keagamaan merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya menanamkan kesadaran bahwa agama bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut,  Jabrius Jas  membahas berbagai tema aktual seperti pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, bahaya narkoba bagi generasi muda, hingga tata cara ibadah Fardhu Kifayah yang sesuai tuntunan syariat. Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan ini karena selain mendapatkan ilmu agama, mereka juga dapat berdiskusi langsung dengan penyuluh terkait berbagai persoalan keagamaan di lingkungan sekitar. 

Kegiatan dipusatkan di Surau Nur Ilham Sinambek Lingkungan III Kel. Sungai Jering. Diawali dengan sholat Ashar berjamaah. Jumat, 07 November 2025.

Kepala KUA Kecamatan Kuantan Tengah, H. Jefri Eriadi,  mengapresiasi peran para penyuluh agama yang terus hadir di tengah masyarakat. “Penyuluh agama adalah ujung tombak Kementerian Agama dalam membimbing umat. Melalui bimbingan keagamaan seperti ini, diharapkan lahir masyarakat yang religius, rukun, dan berkarakter islami,” ungkap H. Jefri Eriadi.

Kegiatan bimbingan keagamaan ini diakhiri dengan doa bersama dan komitmen untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, penyuluh agama bertekad menjadikan masyarakat Kuantan Tengah sebagai masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya. (Pri)