0 menit baca 0 %

Bimbingan Pra-Nikah KUA Gaung: Bekal Pernikahan Sakinah untuk Catin

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gaung menggelar Bimbingan Pra-Nikah (Binwin) untuk calon pengantin Hendra Saputra dan Halimutassadiyah pada Kamis (4/9/2025). Binwin ini dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam, Zulfikri, sebagai bagian dari upaya KUA membekali calon pen...

Tembilahan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gaung menggelar Bimbingan Pra-Nikah (Binwin) untuk calon pengantin Hendra Saputra dan Halimutassadiyah pada Kamis (4/9/2025). Binwin ini dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam, Zulfikri, sebagai bagian dari upaya KUA membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan pemahaman yang kuat sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Zulfikri menjelaskan bahwa bimbingan ini sangat penting untuk membangun fondasi keluarga yang kokoh. Ia menekankan perlunya komunikasi yang baik, saling pengertian, serta pengetahuan agama yang mumpuni dalam membina rumah tangga.

"Pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua insan, tapi juga dua keluarga. Oleh karena itu, bekal ilmu dan pemahaman agama sangat diperlukan agar pasangan bisa menghadapi segala tantangan dalam rumah tangga dengan bijak," ujar Zulfikri.

Materi yang disampaikan dalam bimbingan ini meliputi hak dan kewajiban suami-istri, cara mengelola keuangan rumah tangga, serta pentingnya mengasuh anak sesuai tuntunan Islam. Hendra dan Halimutassadiyah terlihat antusias mengikuti setiap sesi bimbingan dan aktif berdiskusi.

"Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan bimbingan ini. Banyak hal baru yang kami pelajari, terutama tentang bagaimana membangun komunikasi yang sehat dan mengelola konflik agar tidak merusak keharmonisan rumah tangga," kata Hendra.

"Bimbingan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya peran agama sebagai pondasi dalam pernikahan. Kami merasa lebih siap untuk memulai bahtera rumah tangga," timpal Halimutassadiyah.

Kegiatan Binwin ini diharapkan dapat membekali pasangan calon pengantin dengan pengetahuan yang memadai, sehingga mereka dapat mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.  (Ria)