Kampa ( Kemenag )--Dalam rangka memperkuat peran strategis guru sebagai agen pendidikan sekaligus pembina moral di sekolah, Kementerian Agama Kabupaten Kampar melalui Penyuluh Agama Islam Fungsional melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam (Bimluh) Tingkat III pada kelompok profesi masyarakat khusus, yakni para guru di SD Negeri 008 Desa Pulau Rambai, Kecamatan Kampa.
Kegiatan ini bertepatan dengan hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik di lingkungan sekolah tersebut. Bimluh menghadirkan narasumber utama, Dr. Mardiana, S.H.I., M.H., yang mengangkat tema “Buang Keraguanmu Terhadap Islam”.
Dalam pemaparannya, Dr. Mardiana menegaskan bahwa sebagai cendekiawan, guru memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi muda, tidak hanya secara intelektual tetapi juga spiritual. Oleh karena itu, penting bagi para pendidik untuk memiliki pemahaman keislaman yang kokoh, terbuka, dan moderat.
“Islam adalah agama yang rasional dan penuh kasih sayang. Jika ada keraguan dalam diri, itu bukan karena Islam yang salah, tetapi mungkin karena pemahaman kita yang belum menyeluruh,” tegasnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ibu Nelly Yanti Mala, S.Pd., mewakili Kepala Sekolah Tri Wahyu Agusti, S.Pd. yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada pihak penyuluh yang telah menginisiasi kegiatan ini, serta berharap agar guru-guru dapat mengambil manfaat dan penguatan nilai-nilai keimanan dari sesi tersebut.
“Guru adalah teladan utama bagi siswa. Jika iman kita kuat, maka pengaruh kita juga akan berdampak positif dalam membentuk karakter anak didik,” ujar Nelly.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, yang dikemas secara dialogis dan interaktif. Diskusi yang mengalir ringan namun berbobot menjadi momen refleksi bersama mengenai peran keagamaan dalam dunia pendidikan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program penyuluhan agama untuk kelompok binaan strategis, yang bertujuan memperkuat moderasi beragama dan keteladanan dalam kehidupan sosial sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah dasar. ( Fatmi )