Pekanbaru (Inmas). Bimbingan Teknis Penerapan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Rencana Kerja Anggaran Madrasah berbasis elektronik (e-RKAM) oleh Zuriadi Handra, S.Psi, M.Pd selaku Tim Inti Kabupaten/ Kota (TIK) pada hari Rabu tanggal 17 November 2021 di ruangan Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Bimtek tersebut dilaksanakan secara daring untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 yang tidak diketahui kapan mereda.
Pada Tahun Anggaran 2021, jumlah madrasah yang diikut sertakan Bimtek penerapan EDM dan e-RKAM sebanyak 21 Provinsi sebagai berikut.
1. Sumatera Utara
2. Sumatera Barat
3. Riau
4. Kepulauan Riau
5. Bengkulu
6. Jambi
7. Sumatera Selatan
8. Lampung
9. Bangka Belitung
10. Banten
11. Jawa Barat
12. Jawa Tengah
13. Jawa Timur
14. Nusa Tenggara Barat
15. Nusa Tenggara Timur
16. Kalimantan Barat
17. Kalimantan Tengah
18. Kalimantan Selatan
19. Kalimantan Utara
20. Sulawesi Barat
21. Maluku Utara
Jumlah dan nama madrasah sasaran Program ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No 4021, Tahun 2021, Tanggal 23 Juli 2021.
Awal pembukaan Bimbingan Teknis tersebut Zuriadi Handra, S.Psi, M.Pd selaku Tim Inti Kabupaten/ Kota (TIK) menyapa seluruh peserta yang hadir melalui Zoom Meeting, lalu mengajak seluruh peserta Bimtek untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, setelah itu dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing peserta guna untuk saling mengenal satu sama lain.
Memberi materi Program Penerapan Rencana Kerja Anggaran Madrasah berbasis elektronik (e-RKAM) kepada seluruh peserta dengan tujuan agar Madrasah mampu mengalokasikan secara tepat sumber dana seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau sumber dana lainnya untuk kegiatan yang mendorong pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP), hasil yang ingin dicapai ialah terbentuknya Tim Inti Madrasah sebagai pengembang penerapan EDM dan e-RKAM tingkat Madrasah yang kompeten. (Riki)