Bengkalis (Kemenag) - Setelah penyampaian materi pertama, kegiatan
Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Musholla Al Ikhlas dilanjutkan dengan materi
berikutnya yang disampaikan oleh dr. Syarifah dari puskesmas Bengkalis seputar
kesehatan reprodiuksi Senin, (25/09/2025).
Dalam paparannya, dr. Syarifah meenjelaskan pentingnya kesehatan
reproduksi, keluarga berencana, dan pencegahan stunting. Ia menekankan bahwa
pasangan suami istri harus memahami betul kondisi kesehatan reproduksi
masing-masing agar dapat menjaga keharmonisan serta mencegah timbulnya masalah
di kemudian hari.
Menurutnya, perencanaan keluarga yang baik melalui
program Keluarga Berencana (KB) sangat membantu pasangan dalam mengatur jarak
kelahiran anak, sehingga orang tua dapat memberikan perhatian, kasih sayang,
serta asupan gizi yang cukup bagi setiap anak. “Anak adalah amanah yang besar.
Dengan perencanaan yang baik, tumbuh kembang anak akan lebih optimal,”
ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Syarifah juga mengingatkan bahaya
stunting yang masih menjadi tantangan bangsa. Ia menjelaskan bahwa stunting
bukan hanya soal tinggi badan anak yang tidak sesuai usianya, tetapi juga
berpengaruh terhadap kecerdasan dan kualitas hidup di masa depan. Oleh karena
itu, calon pengantin perlu mempersiapkan diri sejak dini dengan menjaga pola
makan, memperhatikan kesehatan, serta memastikan asupan gizi seimbang sebelum
dan setelah menikah.
Materi yang disampaikan dr. Syarifah mendapat perhatian serius dari para peserta. Banyak calon pengantin yang antusias bertanya, terutama terkait pola hidup sehat dan perencanaan keluarga yang ideal. (EG)