Meranti ( Inmas ) - Peningkatan disiplin dan kualitas dari tenaga pendidik adalah ujung tombak kemajuan suatu madrasah, Tegas Kakan Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti Drs.H.Sulman dalam Kegiatan Pembinaan Kepala dan Guru Madrasah Wilayah Kecamatan Rangsang dan Kecamatan Tebing Tinggi Timur yang di pusatkan di MTs Darun Naim Penyagun, Selasa ( 12/10/2021 )
" Disiplin dan kualitas dari tenaga pengajar harus menjadi perioritas pokok seorang kepala madrasah, selaku pelaksana fungsi managerial dari suatu madrasah, sehingga kedepannya madrasah selalu mendapat kepercayaan di hati masyarakat luas untuk mendidik putra dan putrinya dalam menempuh pendidikan". Terang Drs.H.Sulman.
Kepala madrasah dan guru harus berkolaborasi bersama-sama bersepakat untuk menetapkan struktur, proses dan kriteria dalam melaksanakan pembelajaran sehingga Setiap siswa dapat menikmati proses pembelajaran yang menyenangkan. kata Drs.H.Sulman dengan lantang.
Bahwa memang sudah menjadi rahasia umum madrasah memiliki kelebihan dibandingkan dengan sekola umum lainnya, karena disamping mata pelajaran sesuai kurikulum yang diterapkan di sekolah jajaran Dikbud, madrasah juga memiliki keunggulan mata pelajaran khusus berupa pengkajian agama secara mendalam, seperti mapel Al Qurโan Hadits, Akidah Akhlak, Sejarah kebudayaan Islam, Bahasa Arab dan mapel agama lainnya.
Namun kita tidak boleh terlena, karena dengan perkembangan tekhnologi yang kian pesat dan persaingan dunia yang kiat ketat, Seluruh Dewan Guru dan Staf TU harus Disiplin dalam jam kerja serta Laksanakan tugas di tuntut untuk bersungguh-sungguh dan sepenuh hati, sehingga didalam diri peserta didik tertanam sikap dan karakter yang baik, kreatif, cerdas dan agamis. Ungkap Drs.H.Sulman.
Selain itu khusus di era pandemi Covid-19, Drs.H.Sulman juga meminta penegakan disiplin protokol kesehatan juga penting dilaksanakan.
Seluruh Kepala Madrasah, guru dan TU di madrasah wajib menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas massa.
"Ketika sudah berdisiplin dalam protokol kesehatan di Madrasah itu sudah menjadi percontohan bagi para peserta didik, lebih dari itu juga memberikan rasa aman bagi para orang tua peserta didik terhadap anak-anak mereka yang sedang melakukan kegiatan pembelajaran".Terang Beliau
" Disisi lain kedisiplinan itu dapat menjadi energi positif yang akan menjadi contoh bagi masyarakat luas," Lanjut Drs.H.Sulman. ( Inmas )