Rokan Hilir (inmas)- 10 peserta Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir yang terdiri dari Kepala-kepala Seksi, Kepala
Madrasah, Penyuluh Agama Islam, Kepala KUA mengikuti acara pembinaan pegawai kementerian
agama dalam rangka mencegah dan menangkal paham intoleran dan radikalisme di provinsi
Riau, Rabu (3/2).
Kesepuluh peserta tersebut, Kasi Pakis
H. Suhaimi, Kasi Bimas Islam H. Khairul, Kasi PHU diwakili staf haji Fakhrurroji,
Penyelenggara Zawa H. Tarmizi, Penyelenggara Kristen Permina Manalu, Kepala MAN
1 Rohil Hj. Rahmawati, Kepala KUA Bangko H. Ucok Indra, Kepala KUA Sinaboi Syahrul
Hisyam, Penyuluh Agama Islam Hj. Siti Samiati dan Humas Nasuha.
Pada zoom tersebut Kapolda Riau
berpesan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Provinsi Riau untuk tidak
terlibat dan berafiliasi dengan dan/atau mendukung organisasi terlarang
dan/atau organisasi kemasyarakatan yang dicabut status badan hukumnya
sebagaimana tertuang didalam Surat Edaran Bersama Menpan RB dengan Kepala Badan
Kepegawaian No. 02/2021 dan No. 2/SE/I/2021.
<!--StartFragment--> <!--EndFragment-->
Selain Kapolda Riau, kegiatan yang
bertemakan Bersih Bersih Faham Intoleran dan Radikalisme di Kalangan ASN Kanwil
Kementerian Agama Provinsi Riau tersebut juga menghadirkan Staf Khusus Menteri
Agama H. M. Nuruzzaman, M.Si dengan Moderator dipimpin langsung oleh Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyuddin, MA. (Nsh)