Bengkalis (Kemenag) — Kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Angkatan ke-8 yang diselenggarakan oleh KUA Kecamatan Bengkalis pada Rabu, 8 Oktober 2025, diawali dengan penyampaian materi dari Adi Darma, S.HI, perwakilan Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana (Disduk dan KB) Kabupaten Bengkalis.
Dalam materinya yang disampaikan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Bengkalis, Adi Darma mengangkat tema “Mempersiapkan Generasi Berkualitas” dengan menitikberatkan pada pemenuhan gizi yang baik bagi ibu hamil dan menyusui sebagai langkah nyata mencegah stunting pada anak.
“Membangun keluarga berkualitas dimulai sejak perencanaan pernikahan. Calon pengantin perlu memahami pentingnya gizi yang seimbang, terutama bagi ibu hamil dan menyusui, agar anak-anak yang lahir kelak tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Adi Darma di hadapan 15 pasang calon pengantin peserta Binwin.
Ia menambahkan bahwa persoalan stunting bukan hanya masalah tinggi badan anak, melainkan juga berdampak pada kecerdasan dan produktivitas generasi mendatang. Oleh karena itu, peran suami dan istri sama-sama penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Keluarga yang sadar gizi, terencana, dan berwawasan kesehatan akan melahirkan generasi yang kuat baik fisik, mental, maupun spiritual,” tambahnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti penyampaian materi. Beberapa di antara mereka aktif bertanya mengenai cara memenuhi gizi seimbang dengan bahan makanan lokal dan terjangkau.
Kepala KUA Kecamatan Bengkalis menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Kependudukan dan KB atas kolaborasi yang terus terjalin dalam kegiatan Binwin. Sinergi lintas sektor ini, menurutnya, menjadi upaya nyata untuk mendukung visi Kementerian Agama dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang tidak hanya beriman tetapi juga sehat dan berdaya.(Eg)