Biro Kepegawaian Sosialisasikan SK 3 Menteri Tentang Moratorium CPNS
Ringkasan:
Batam (Humas)- Biro Kepegawaian Kemenag RI menggelar acara sosialisasi Surat Keputusan Bersama 3 Menteri tantang Moratorium CPNS pada 11- 12 Desember 2011 di Hotel Golden View Batam. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 340 orang pegawai Kementerian Agama di 10 Provinsi di Sumatera.
Batam (Humas)- Biro Kepegawaian Kemenag RI menggelar acara sosialisasi Surat Keputusan Bersama 3 Menteri tantang Moratorium CPNS pada 11- 12 Desember 2011 di Hotel Golden View Batam. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 340 orang pegawai Kementerian Agama di 10 Provinsi di Sumatera. Untuk provinsi Riau sebanyak 28 orang dari Kanwil Kemenag, Kankemenag Kab/ Kota, dan kepala madrasah.
Kasubbag UP dan Ortala Kanwil Kemenag Riau, Asmuni MA, usai mengikuti Sosialisasi SK 3 Menteri mengatakan, dalam kegiatan tersebut dijelaskan tentang SKB yang mulai berlaku pada 1 September 2011- 31 Desember 2012.
Dimana, selama moratorium ini, tim reformasi birokrasi nasional akan menata ulang struktur dan kelembagaan kepegawaian, kemudian juga akan diatur tata laksana atau mekanisme penerimaan PNS serta manajemen aparatur sumber daya manusia. Semua instansi pusat dan daerah akan diminta menyerahkan formasi baru penataan pegawai itu hingga 31 Desember 2011. Setelah itu, tim reformasi birokrasi nasional akan membuat desain besar penataan pegawai negeri sipil mulai 2012.
Mangindaan mengatakan moratorium ini dikecualikan untuk tenaga pengajar, tenaga kesehatan, pelayan publik, dan keselamatan masyarakat. Kebutuhan pegawai yang bersifat mendesak ini tetap akan dibuka secara terbatas.
Daerah yang mengalokasikan belanja pegawai di bawah 50% juga masih diberikan kesempatan untuk menerima CPNS secara selektif. Namun, bagi daerah yang sudah mempunyai beban belanja pegawai tinggi diminta untuk menghentikan dahulu penerimaan pegawai baru.
"Secara umum semua dijelaskan secara rinci dalam acara tersebut, sehingga dengan ini diharapkan daerah dapat lebih paham dalam menerapkan SKB 3 menteri tersebut," jelasnya. (msd)