Kampar ( Kemenag )--- Dalam upaya mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Kampar bekerja sama dengan Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Stunting, Senin (13/10/2025), bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua BKMT Kabupaten Kampar H. Elmi, S.Ag., M.Sy., yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kampar, bersama jajaran pengurus PD dan PC BKMT se-Kabupaten Kampar.
Dalam sambutannya, H. Elmi menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari bentuk dakwah sosial dan kemanusiaan yang harus diemban oleh seluruh anggota majelis taklim.
“Mencegah stunting bukan sekadar urusan kesehatan, tapi juga bagian dari dakwah kemanusiaan. Dakwah yang sejati bukan hanya di mimbar, tapi hadir nyata dengan menjaga generasi agar tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Elmi dengan penuh semangat.
Menurutnya, perempuan majelis taklim memiliki peran penting dalam menyebarluaskan edukasi tentang gizi seimbang, pola asuh anak, dan kesehatan keluarga. “Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika para ibu memahami pentingnya gizi dan kesehatan, maka kita telah melahirkan generasi unggul untuk Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. Edi Afrizal, M.Si., yang menjadi narasumber utama, menjelaskan bahwa program pencegahan dan penanggulangan stunting adalah upaya terpadu yang harus dimulai sejak dini.
“Intervensi dimulai dari remaja putri, calon ibu, hingga keluarga. Edukasi ini harus menjadi gerakan bersama, termasuk peran tokoh agama dan majelis taklim,” jelasnya.
Sebanyak 42 peserta dari pengurus PD dan PC BKMT se-Kabupaten Kampar tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan materi seputar faktor penyebab stunting, pola makan bergizi seimbang, serta peran masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian BKMT Kabupaten Kampar terhadap kesehatan generasi masa depan, sejalan dengan visi Kabupaten Kampar untuk mewujudkan masyarakat yang religius, sehat, dan berdaya saing.
Di akhir acara, H. Elmi mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Mari kita bawa pesan dakwah ini ke tengah masyarakat — bahwa mencegah stunting sama artinya menjaga amanah Allah dalam menciptakan generasi yang kuat, cerdas, danberakhlak,” pungkasnya.
( Fatmi )