0 menit baca 0 %

BP4 Kampar Utara Gelar Bimbingan Perkawinan, Bahas Tujuan Hidup hingga Kesehatan Reproduksi

Ringkasan: Kampar Utara ( Kemenag )--Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kecamatan Kampar Utara menggelar kegiatan penyuluhan dan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, yang dilaksanakan pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kampar U...

Kampar Utara ( Kemenag )--Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kecamatan Kampar Utara menggelar kegiatan penyuluhan dan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, yang dilaksanakan pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kampar Utara dengan melibatkan beberapa narasumber dari lintas sektor.

Hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini, Kepala KUA Kampar Utara,  Abu Zahril, S. Ag, Koordinator KB Kecamatan Kampar Utara Drs. Yuliman, serta Penyuluh Agama Islam dan Penghulu setempat.

Kegiatan bimbingan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan calon pasangan suami istri agar memiliki pemahaman yang komprehensif tentang kehidupan rumah tangga, baik dari sisi keagamaan, sosial, maupun kesehatan.

Dalam sesi penyampaian materi, Kepala KUA Kampar Utara menegaskan pentingnya memahami tujuan hidup manusia dalam perspektif Islam, yakni mengabdi kepada Allah SWT dan membina keluarga sebagai ladang ibadah.

 “Pernikahan bukan hanya penyatuan dua insan, tetapi adalah awal dari perjalanan besar dalam menggapai ridha Allah. Maka penting untuk memahami arah dan tujuan hidup yang benar,” ungkapnya.

Selanjutnya, Penyuluh Agama dan Penghulu menyampaikan materi tentang konsep keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah (SAMARA). Dijelaskan bahwa untuk membangun rumah tangga yang damai dan penuh kasih sayang, diperlukan komitmen, komunikasi yang sehat, serta kepemimpinan yang adil dalam keluarga.

Sementara itu, Koordinator KB Kecamatan Kampar Utara, Drs. Yuliman, menekankan pentingnya kesehatan reproduksi bagi pasangan usia subur. Ia menyampaikan bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya soal fisik, tetapi juga kesiapan mental, pengetahuan tentang alat kontrasepsi, serta pentingnya perencanaan keluarga untuk menciptakan keturunan yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang merupakan calon pengantin dari berbagai desa di Kecamatan Kampar Utara. Para peserta juga diberikan ruang untuk berdialog langsung dengan narasumber guna mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, BP4 Kampar Utara berharap dapat membentuk generasi keluarga muda yang siap lahir dan batin, serta mampu mewujudkan rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan berkah di tengah masyarakat. (Fatmi/KUA Kampar Utara)