0 menit baca 0 %

BPIH Tahap III, Riau Dapat 270 Kuota Tambahan

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Setelah pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap I dan II, Provinsi Riau memperoleh tambahn kuota sebanyak 270 orang dari 10.000 tambahan kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi. Pembagian porsi haji tambahan tersebut telah diberikan secara proposional...
Pekanbaru (Humas)- Setelah pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap I dan II, Provinsi Riau memperoleh tambahn kuota sebanyak 270 orang dari 10.000 tambahan kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi. Pembagian porsi haji tambahan tersebut telah diberikan secara proposional kesemua Provinsi di Indonesia dengan prioritas Jamaah Calon Haji (JCH) usia lanjut. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM didampingi Kabid Haji Zakat dan Wakat (Hazawa), Drs HM Aziz MM, Kamis (15/9) di kantornya. Menurut Asyari Nur, pelunasan BPIH tahap III pada tanggal 15- 19 September 2011 selain diprioritaskan bagi JCH usia lanjut, juga diperuntukkan bagi JCH yang terpisah dari suami/ isteri atau penggabungan suami-istri serta penggabungan anak dengan orang tua, keluarga dekat atau mukrim dan bagi orang yang mendampingi jemaah yang uzur. "Jika pada hari terakhir pelunasan yaitu 19 September 2011 kuota 270 masih tersisa, maka kekosongan kuota tersebut akan kembali jadi porsi nasional," ungkapnya. Ditambahkan HM Aziz, proses pelunasan haji tambahan sesuai dengan jadwal 15- 19 September 2011 untuk itu hendaknya dimanfaatkan oleh jemaah untuk dapat segera melunasi BPIH nya. Dengan demikian proses paspor dan visa dapat dikerjakan sesuai dengan jadwal. Karena proses penyelesaian visa harus sudah selesai pada 1 Oktober 2011. "Untuk hari pertama pelunasan BPIH tahap III atau kuota tambahan hari ini 15 September 2011 sebanyak 49 orang yang tersebar di kabupaten/ kota se Riau. Sedangkan JCH tertua Provinsi Riau yang terdapat dalam daftar waiting list berusia 111 tahun asal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)," ujarnya. (msd)