0 menit baca 0 %

BRUS Akhir Tahun, KUA Bukit Kapur Bekali Remaja Pesantren

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Melanjutkan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) akhir tahun, kali ini Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Kapur mengadakan BRUS di Pesantren Abi Yazid Al Basthomy Kota Dumai yang beralamat di jalan Pawang Sidik, kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan BukitKapur, Kota Dumai.

Dumai (Kemenag) – Melanjutkan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) akhir tahun, kali ini Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Kapur mengadakan BRUS di Pesantren Abi Yazid Al Basthomy Kota Dumai yang beralamat di jalan Pawang Sidik, kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan BukitKapur, Kota Dumai.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pesantren Abi Yazid Al Basthomy Dumai pada Senin, 15 Desember 2025 diikuti oleh 80 siswa . Acara ini dihadiri Nur Adilah Kepala Pesantren Abi Yazid Al Basthomy Dumai. serta dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala KUA Bukit Kapur Husnul Hadi.

Dalam sambutannya, kepala Pesantren Abi Yazid Al Basthomy Dumai Nur Adilah mengajak para siswa untuk mengikuti kegiatan dengan serius, karena materi ini sangat berguna untuk membentuk masa depan yang cerah dan cemerlang, terutama siswa Pesantren Abi Yazid Al Basthomy Dumai. Sementara itu, Kepala KUA Bukit Kapur Husnul Hadi berpesan kepada siswa, “Jangan lupa untuk menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu sebelum kalian ingin menikah. Jaga diri dan jaga hati agar selamat dunia dan akhirat,” ucap Husnul Hadi.

Selesai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Bukit Kapur Septari Harahap menekankan pada pentingnya remaja usia sekolah untuk menjauhi pergaulan bebas dan menghindari perilaku menyimpang.

Sementara itu, pemateri berikutnya Abdul Kadir Ismail. Setelah memberikan beberapa ice breaking untuk siswa, Abdul Kadir Ismail memberikan tips bagaimana menjadi Remaja yang cinta Al Quran. “Ada banyak contoh dari kisah dalam Al-Qur’an maupun kisah nabi dan para sahabat tentang cara mendidik anak Islami agar menjadi generasi terbaik yang berjiwa qurani,” jelas Abdul Kadir Ismail.(Yz/Ayu)