Pinggir (Kemenag) Di
tengah derasnya arus teknologi informasi, KUA Pinggir terus menunjukkan
komitmennya dalam mendampingi generasi muda melalui kegiatan Bimbingan Remaja
Usia Sekolah (BRUS). Pada Jum at (26/09/2025), BRUS hadir di SMPN 2 Pinggir
dengan mengangkat tema yang sangat relevan, yakni Remaja Qur ani Era Digital .
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 2 Pinggir, Samsibar, S.Pd, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh guru Pendidikan Agama Islam, Suherman, S.Pd. Dalam sambutannya, Suherman menyampaikan bahwa kehadiran BRUS menjadi bagian penting dari upaya sekolah membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat dalam akhlak dan iman.
"Kami sangat berterima kasih atas sinergi KUA Pinggir dengan sekolah kami. Kegiatan ini membekali siswa dengan pemahaman bagaimana menjadi remaja yang tetap berpegang pada Al-Qur an meski hidup di era digital. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin memberi manfaat, ujar Suherman.
Sebagai narasumber utama, Yessi Novrianty, S.Pd, menyampaikan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar. Kemajuan teknologi menghadirkan banyak peluang, tetapi sekaligus risiko jika tidak digunakan secara bijak.
"Remaja Qur ani bukan berarti menutup diri dari teknologi. Justru sebaliknya, kalian harus mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, berdakwah, dan menyebarkan kebaikan. Jadikan Al-Qur an sebagai panduan dalam setiap langkah, termasuk ketika menggunakan media digital, ungkap Yessi.
Ia juga menekankan bahwa menjadi Remaja Qur ani di era digital berarti menjaga keseimbangan antara kecanggihan teknologi dengan nilai-nilai Islam. Menurutnya, hal-hal sederhana seperti menyisihkan waktu membaca Al-Qur an, menyaring informasi yang dikonsumsi, dan menjaga etika di media sosial adalah wujud nyata dari semangat Qur ani.
Kegiatan ini berlangsung interaktif. Para siswa SMPN 2 Pinggir tampak antusias bertanya, mulai dari bagaimana cara menghindari konten negatif di media sosial hingga tips menyeimbangkan waktu belajar, bermain, dan beribadah. Salah seorang siswa bahkan mengaku sering tergoda oleh gawai hingga melupakan kewajiban salat.
Menanggapi hal itu, Yessi memberikan motivasi:
"Teknologi bisa menjadi sahabat atau musuh, tergantung bagaimana kita menggunakannya. Jika kita bisa menempatkan salat dan ibadah sebagai prioritas, maka Allah akan memudahkan urusan kita yang lain, termasuk belajar dan bermain.
Sementara itu, Kepala KUA Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, yang ditemui terpisah, menyampaikan apresiasi terhadap semangat pihak sekolah dan para siswa dalam menyambut BRUS.
"BRUS adalah program strategis yang lahir dari kerja sama KUA dengan sekolah-sekolah. Harapan kami, melalui kegiatan ini, tumbuh remaja yang Qur ani, cerdas, dan bijak menghadapi tantangan zaman. Remaja hari ini adalah pemimpin masa depan, dan bekal terbaik bagi mereka adalah iman, akhlak, serta ilmu, tegasnya.
Kegiatan BRUS di SMPN 2 Pinggir ini merupakan bagian dari implementasi MoU antara KUA Pinggir dan sekolah-sekolah di Kecamatan Pinggir. Selain memberikan edukasi keagamaan, program ini juga dirancang untuk memperkuat karakter Islami siswa agar mampu menjadi generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Qur ani.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPN 2 Pinggir dapat tumbuh menjadi generasi Qur ani yang tidak hanya mahir dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga berakhlak mulia, berintegritas, dan mampu memberi teladan bagi masyarakat sekitarnya.