Kampar (kemenag), 30 Juli 2025 - Dalam upaya memperkuat budaya literasi sekaligus membangun karakter peserta didik, MTsN 5 Kampar terus mengembangkan program Literasi Madrasah sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka berbasis nilai. Kegiatan literasi ini rutin dilaksanakan 15 menit sebelum waktu pulang sekolah, sesuai dengan jadwal harian yang telah ditetapkan.
Pada hari ini, program literasi diisi dengan
kegiatan menghafal dan menyanyikan dua lagu
bertema anti bullying. Lagu-lagu tersebut dipilih secara khusus untuk
menanamkan nilai kasih sayang, toleransi,
dan saling menghargai di antara peserta didik. Kegiatan berlangsung
serentak di seluruh kelas VII, VIII, dan IX, dengan pendampingan langsung oleh
wali kelas masing-masing.
Kepala MTsN 5 Kampar menyampaikan bahwa
kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga
tangguh secara emosional dan sosial.
“Melalui lagu-lagu bertema anti bullying, kami
ingin menanamkan nilai-nilai cinta damai dan kepedulian terhadap sesama. Hal
ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka
berbasis Cinta yang sedang kami terapkan,” ujar beliau.
Madrasah menegaskan komitmennya untuk
menjadikan literasi sebagai bagian integral
dari budaya belajar. Tidak hanya terbatas pada aktivitas membaca,
tetapi juga dikembangkan melalui media
kreatif dan ekspresif seperti musik, seni, dan narasi tematik. Dengan
demikian, literasi menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter yang empatik, toleran, dan bebas dari perilaku
perundungan.
Diharapkan, kegiatan ini dapat memperkuat
kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menciptakan lingkungan madrasah
yang aman, nyaman, dan penuh kasih. MTsN 5 Kampar percaya bahwa madrasah adalah
tempat terbaik untuk tumbuh bersama dalam suasana cinta dan saling menghargai.
(zaipul)
Catatan Imus
1. Jabatan sekaliugus nama narasumber pada penulisan pertama harus disebutkan lengkap, setelah penyebutan kedua bisa nama saja bisa jabatan saja
2. tidak ada kata mengagungkan dalam berita, seperti Bapak, Ibu, Beliau dll, kecuali dalam kalimat kutipan