Pekanbaru (Inmas), Melalui media sosial (WA Grup, red)
salah seorang Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Ir. Budhi
Hidayat, S.Ag, M.HI mengatakan :” Salah Besar jika kita menilai Orang yang
Mandul adalah Orang yang tidak memiliki anak atau keturunan”. Tulisnya. Jum’at
(11/12/2020).
Ungkapan tersebut diatas bukanlah tanpa alasan, berdasarkan hadits, Rasulullah SAW bersabda
yang artinya: Rasulullah SAW bertanya , “Menurut kalian siapakah orang yang
mandul itu ?” Abdullah bin Mas’ud
mengatakan, Kami menjawab ‘Orang yang tidak mempunyai anak’. Nabi SAW menjawab”
Orang yang mandul bukan demikian. Akan tetapi orang yang mandul itu adalah
seorang laki-laki yang (memiliki anak) anak akan tetapi tidak memberikan manfaat
apapun kepadanya”.
Beliau SAW bertanya lagi :” Menurut kalian siapa orang
yang perkasa itu ?” Abdullah bin Mas’ud mengatakan ‘ Kami menjawab : Orang
perkasa itu adalah laki-laki yang tak terkalahkan’. Nabi SAW bersabda: “ Orang yang
perkasa itu adalah orang yang dapat menguasai dirinya ketika marah”. (HR.Muslim
no. 2608).
Jadi bagi yang belum mendapat keturunan jangan
bersedih atau berkecil hati, karena Allah SWT memiliki rencana terbaik dibalik
itu. Tutur Budhi. (Idris)