Kampar (Inmas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian MAg, dan Kabid PHU Riau H Syahrudin MSy, berharap agar kegiatan ini pada tahun depan, tidak ada lagi. Hal ini disampaikannya saat membuka acara Sosialisasi Keputusan Meteri Agama (KMA) Nomor : 660 Tahun 2021, Tentang Pembatalan Keberangkatan Haji dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, hari selasa (23/11/2021) di Gedung Guru Kab. Kampar.
Mahyudin menjelaskan, adanya kegiatan ini karena adanya pembatalan keberangkatan jema’ah Haji. Untuk itu, mari kita berdo’a agar tahun depan Ibadah Haji yang merupakan rukun Islam yang kelima ini, bisa dilaksanakan seperti biasanya, dan pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.
 “Kami sangat menyadari bahwa keinginan kita semua untuk menunaikan rukun Islam kelima sangat besar dan bahkan sudah menanti sejak lama. Mengingat pertimbangan kesehatan, keselamatan dan keamanan, hal inilah yang menjadi alasan utama pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun ini,” ungkap Mahyudin.
Lebih lanjut Mahyudin menjelaskan, Dalam ajaran Islam menjaga jiwa merupakan satu dari lima Maqoshid syari’ah yang harus dijadikan sebagai dasar dalam penetapan hukum atau kebijakan Pemerintah. Oleh karena itu, inilah yang menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan kebijakan ini, sehingga diharapkan akan terwujud kemaslahatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kampar.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg dalam kata sambutnnya mengatakan, bahwasanya kegiatan ini sengaja kita dalam rangka mensosialisasikan KMA Nomor : 660 tahun 2021, kepada seluruh masyarakat. Untuk itu pada acara ini kita sengaja mengundang Peserta dari Majleis Ulama Indonesia Kab. Kampar, IPHI Kampar dan Penyuluh Agama Islam dilingkungan Kantor Kemenag Kampar.Â
Harapan dari terlaksananya acara ini, adalah agar Masyarakat lebih tahu apa penyebab dan alasan sesungguhnya Pemerintah kita membatalkan pemberangkatan Jema’ah Haji pada tahun ini. Sehingga berita yang simpang siur, bisa diminimalisir dan Masyarakat bisa lebih mengerti dan paham atas keluarnya KMA tersebut, pungkas Alfian. (Ags/Ftm)