0 menit baca 0 %

Buka Asesmen Kompetensi Kemenag Riau, Sekjen Tekankan 3 Domain yang Harus Dimiliki ASN

Ringkasan: Riau (Inmas)- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Asesmen Kompetensi Aparatur Sipil Negeri (ASN) bagi Pejabat Pegawas di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Sabtu- Ahad 26- 27 Desember 2020 di Kanwil Kemenag Riau.Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof Dr H Nizar M Ag...

Riau (Inmas)- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Asesmen Kompetensi Aparatur Sipil Negeri (ASN) bagi Pejabat Pegawas di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Sabtu- Ahad 26- 27 Desember 2020 di Kanwil Kemenag Riau.

Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof Dr H Nizar M Ag secara virtual, Sabtu (26/12/2020) dengan dihadiri oleh Kepala Biro Kepegawaian Dr H Saefudin M Ed, Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau H Erizon Efendi S Ag M Pd, Kepala Bagian Asesmen dan Bina Pegawai Syahrudin S IP, MM, Kasubbag Asesmen Pegawai Hj. Dian Sepalawati S Km, MM, Analis Kepegawaian Ahli Muda pada Subbag Kepegawaian dan Hukum Edi Tasman, S. Ag, M. Si, Asesor, Tim Pemantau Pelaksanaan Pelaksanaan Asesmen dan 50 orang peserta asesmen.

Dalam arahannya Nizar mengatakan, peningkatan kapasitas dan SDM Kemenag menjadi salah satu poin penting untuk menemukan sekaligus mempersiapkan sumber daya yang memiliki daya saing yang selalu berkembang dalam bekerja. Untuk itu Kedepan, diwacanakan setiap Kanwil Kemenag memiliki Asesmen Center sebagai landasan melakukan mutasi dan rotasi.

“Tiga domain yang harus dimiliki oleh ASN kita adalah kualifikasi yang baik, kompetensi yang luar biasa dan kinerja yang maksimal. Jika 3 hal ini bisa tercapai maka kelembagaan/ institusi bisa berjalan dengan baik dan secara individuan karier juga akan tercapai. Itulah sebabnya, asesmen ini menjadi awal mula pemetaan kompetensi ASN,” ucapnya.

“Selain itu, ini akan menjadi data bagi Kanwil untuk memutasi dan merotasi ASN sesuai dengan bidang kemampuannya masing- masing. Karena jika menempatkan sesuai tidak pada tempatnya, maka tunggulah waktu kehancurannya,” tambanya.

Syahrudin menambahkan, alat ukur yang digunakan dalam asesmen sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019 tentang Pembinaan Penyelenggaraan Penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil dan PMA Nomor 1 tahun 2020 tentang Uji Kompetensi bagi PNS Kementerian Agama.

“Asesmen merupakan upaya pemetaan terhadap seluruh ASN dengan target tahun 2024 akan tersusun profil pegawai Kemenag se Indonesia.  Dan sesuai dengan Peraturan BKN 26 tahun 2019 dan PMA nomor 1 tahun 2020 tentang Uji Kompetensi bagi PNS Kementerian Agama menggali 9 kompetensi, kompetensi manajerial, sosial, kulture dan tekhnis,” jelasnya.

Sementra itu Mahyudin usai acara pembukaan mengharapkan, dengan asesmen kompetensi bagi ASN Kemenag Riau diharapkan dapat diketahui tingkat atau gambaran informasi umum kompetensi pegawai sesuai standar yang telah ditetapkan. Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan dan penempatan jabatan yang sesuai.

“Dengan kegiatan ini kita akan dapat lebih mudah menentukan kebijakan- kebijakan kedepan, khususnya yang terkait dengan penempatan pegawai sesuai kompetensi yang dimiliki. Seperti yang disampaikan oleh Sekjen tadi, hal ini sejalan dengan program Presiden yaitu SDM yang unggul dalam rangka penguatan kelembagaan,” ungkapnya dan berharap Asesmen di Kemenag Riau dapat selesai dilaksanakan secara keseluruhan. (mus/ana)