0 menit baca 0 %

Buka Pelatihan K13 - KTSP, Ka. Kanwil: Guru Professional Tonggak Utama Menghasilkan Anak Didik yang Berkualitas dan Berprestasi

Ringkasan: Riau (Inmas) Didampingi Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pekanbaru Fitrisma Rais MPd, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA Membuka dan menjadi Narasumber kegiatan Pelatihan Kurikulum 2013 KTSP di Hotel Alpha Pekanbaru pada Senin (5/7/21).

Riau (Inmas) – Didampingi Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pekanbaru Fitrisma Rais MPd, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA Membuka dan menjadi Narasumber kegiatan Pelatihan Kurikulum 2013 – KTSP di Hotel Alpha Pekanbaru pada Senin (5/7/21). Pelatihan bagi 70 Orang guru di Lingkungan MTsN 1 Pekanbaru tersebut berlangsung selama 4 hari dari Tanggal 5 s/d 8 Juli 2021.

Dalam sambutannya Ka. Kanwil mengatakan guru adalah titik sentral dalam sebuah lembaga pendidikan, guru professional tonggak utama menghasilkan anak didik yang berkualitas dan berprestasi.

“menjadi guru professional yang memiliki kompetensi baik akan menghasilkan proses pembelajaran semakin hari semakin baik sehingga akan melahirkan siswa didik yang berkualitas dan berprestasi”  

Lebih lanjut Ka. Kanwil mengatakan mendukung kegiatan yang dilaksanakan MTSN 1 Pekanbaru dalam rangka mengupdate dan upgrade pengetahuan Guru-guru sehingga menjadikan guru-guru menjadi bertambah profesi dalam melakukan pembelajaran.

“kegiatan pelatihan ini dapat mengupgrade pengetahuan guru dalam rangka meningkatkan kompetensi sebagai guru yang baik dan berprofesi”

Diakhir sambutannya Ka. Kanwil meminta guru yang masih melaksanakan proses pembelajaran secara daring untuk dapat berinovasi sehingga antara pembelajaran daring dan tidak daring hasilnya sama dan mendapatkan hasil yang maksimal.

“dalam masa daring ini guru guru diminta untuk punya inovasi yang jitu sehingga antara pembelajaran daring dan tidak daring memiliki hasil yang sama dan maksimal”

Sementara itu Kepala MTsN 1 Pekanbaru mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mempertajam pengetahuan guru tentang kurikulum 13 yang diimplementasikan dalam pembelajaran dan penilaian HOTS.

“kegiatan ini untuk mempertajam pengetahuan guru tentang K13 dan diimplementasikan pada pembelajaran dan penilaian HOTS, sehingga menghasilkan guru yang terampil dalam melakukan model-model pembelajaran pada masa Daring”.

Kegiatan yang rencananya diprogramkan dua kali dalam satu Tahun tersebut mengambil tema Implementasi pembelajaran dan penilaian HOTS berbasis Computational Thinking.  (ana/Fajrul/eka)