Kampar (Kemenag) Salah satu
pemateri dalam kegiatan pembinaan Da i/Da iyah Kabupaten Kampar Tahun 2025,
Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad menyampaikan perihal peran Kementerian
Agama dalam pembinaan tersebut. Acara diselenggarakan di Aula Lantai II Kantor
Kemenag Kampar pada Senin (28/4/2025).
Dalam materinya, Fuadi
menyampaikan beberapa hal keterkaitan antara pembinaan Da i/Da iyah dengan Asta
Protas Kementerian Agama yang juga merupakan turunan dari Asta Cita Presiden
RI. Asta Protas Kementerian Agama tersebut yang berkaitan adalah pada poin Meningkatkan
Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan. Ada lima hal penting yang bisa dilakukan,
antara lain adalah upaya peningkatan kualitas kerukunan, penguatan moderasi
beragama pengembangan dan insersi kurikulum berbasis cinta kemanusiaan dan
penghargaan terhadap perbedaan. Pemberdayaan dan pemeliharaan rumah ibadah terus
dilakukan, diiringi penguatan pembinaan umat.
Kami juga sedang gencar dan berkoalisi
dengan ormas-ormas di Kampar untuk menyampaikan program Kementerian Agama
tersebut. Salah satu konsep yang ditawarkan dari Kementerian Agama ialah toleransi
dan moderasi beragama. Seperti misalnya dengan mewujudkan masjid ramah anak, masjid
ramah lingkungan, dan masjid ramah perempuan, ujar Fuadi.
Sebagai pihak yang selalu berada
di tengah-tengah masyarakat, para Da i/Da iyah turut memberikan andil dalam tahapan
menyampaikan unsur-unsur toleransi kepada masyarakat. Indonesia merupakan negara
dengan mayoritas muslim dan beragama Islam. Untuk itu sudah seharusnya penerapan
manusia yang moderat dimulai dari Da i/Da iyah.
Namun sudah bisa kami simpulkan
untuk di daerah kita Kabupaten Kampar, masyarakatnya sudah merupakan
manusia-manusia yang menganut paham toleransi dan moderat ini. Bisa kita lihat
bahwa tidak ada lagi konflik-konflik antar umat beragama yang terbilang besar. Mudah-mudahan
ke depan Kabupaten Kampar juga menjadi daerah yang menerapkan dengan baik apa
itu toleransi beragama sehingga mewujudkan kerukunan, tutup Fuadi.
(Cicy/Agus)