0 menit baca 0 %

Buka Pembinaan, Kasi Penmad Tekankan Laporan BOS Tersusun Rapi Sesuai Pedoman

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), H. Muhammad Syafri Johan membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Pelaporan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahun 2024, Sabtu (28/09/2024) di Aula Hotel Ma...

Rokan Hilir (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), H. Muhammad Syafri Johan membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Pelaporan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahun 2024, Sabtu (28/09/2024) di Aula Hotel Mahera Bagansiapiapi. 

Dalam sambutannya, Johan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar pelaporan BOS Madrasah terlaksana sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) BOS Madrasah. Johan mengatakan pelaporan BOS ini juga telah termuat dalam aplikasi Elektronik Rencana Kegiatan Anggaran Madrasah (e-RKAM) untuk akuntabilitas dana Bantuan Operasional Sekolah. 

"Disamping data pelaporan BOS, di dalam Aplikasi e-RKAM juga terdapat Evaluasi Diri Madrasah (EDM) sehingga semua pelaporan BOS Madrasah dapat dipantau secara langsung oleh Inspektorat Jenderal (Irjen), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk itu laporan penggunaan dana BOS harus disusun dengan rapi, jelas, dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan," pungkas Johan. 

Selain itu Johan mengungkapkan kegiatan yang menghadirkan Narasumber dari Tim inti Provinsi dan Tim Inti Kabupaten ini dilaksanakan melalui swadana madrasah itu sendiri. Melalui kegiatan pembinaan ini Johan berharap semua laporan realisasi penggunaan anggaran dapat terinput dengan baik pada sistem e-RKAM oleh madrasah. 

Kegiatan pembinaan pelaporan BOS Madrasah ini dilaksanakan pada dua Rayon, yaitu Rayon Bagansiapiapi yang dilaksankan pada hari ini dan Rayon Bagan Batu yang akan dilaksanakan hari Ahad (29/09/2024) di Aula Hotel Suzuya Bagan Batu.

Sementara itu total Madrasah yang mengikuti kegiatan ini berjumlah sebanyak 110 Madrasah, untuk Rayon Bagansiapiapi berjumlah sebanyak 50 Madrasah dan untuk Rayon Bagan Batu berjumlah sebanyak 60 Madrasah. Adapun pesertanya terdiri dari Kepala Madrasah, Bendahara dan Operator Madrasah. (Humas)Â