0 menit baca 0 %

Buka Pembinaan Pegawai Non ASN, Kemenag Kampar: Peluang Honorer Jadi ASN Cukup Besar

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad didampingi Kasi PD Pontren Fadhli dan Kasi PHU Zulfaimar membuka acara Pembinaan Pegawai Non-ASN di Lingkungan Kantor Kemenag Kamparyang, Kamis (29/8/2024) di Aula Lantai II Kemenag Kampar. Besar harapan kita bahwa Bapak/Ibu yang hadir hari i...

Kampar (Kemenag) – Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad didampingi Kasi PD Pontren Fadhli dan Kasi PHU Zulfaimar membuka acara Pembinaan Pegawai Non-ASN di Lingkungan Kantor Kemenag Kamparyang, Kamis (29/8/2024) di Aula Lantai II Kemenag Kampar.

“Besar harapan kita bahwa Bapak/Ibu yang hadir hari ini semoga seluruhnya bisa menjadi pegawai ASN di Kementerian Agama. Melihat dari jumlah formasi PPPK yang dibuka pada tahun ini, mari kita sama-sama berdoa agar keinginan kita ini terwujud,” ungkap Fuadi.

Hadir sebagai narasumber dari Kanwil Kemenag Riau yaitu Edi Tasman yang merupakan Ahli Madya – Analis Kepegawaian beserta Deni Jaya Saputra selaku Ahli Muda – Analis Kepegawaian. Edi dalam arahannya menyampaikan kabar baik perihal seleksi CPNS dan CPPPK 2024 di Kementerian Agama tahun ini.

“Pada perekrutan CASN tahun 2024 ini, Kementerian Agama merupakan salah satu Kementerian yang banyak penerimaan ASN nya. Sebanyak 110.333 formasi di buka se-Indonesia. Dan khusus tahun ini, tes CPPPK tidak memakai passing grade dan juga tidak memakai perengkingan,” ungkap Edi Tasman.

Ia juga menambahkan, bahwa jumlah formasi CPPPK yang dibuka untuk wilayah Riau adalah lebih kurang sebanyak 2.000, dan 252 formasi untuk CPNS.

Edi Tasman dan Deni Jaya Saputra memberikan aturan-aturan yang kini menjadi pedoman untuk perekrutan CPNS maupun CPPPK tahun 2024. Diantaranya Kepmenpan-RB Nomor 6 Tahun 2024 untuk CPNS dan Kepmenpan-RB Nomor 347 Tahun 2024 untuk CPPPK. Dan pesan dari Edi Tasman, bahwasanya sebaiknya seluruh tenaga honorer di Kementerian Agama mengambil jalur CPPPK daripada CPNS. Hal tersebut disampaikan berdasarkan analisis dari regulasi-regulasi yang ada, lebih besar dan lebih banyak peluang untuk menjadi ASN Kementerian Agama jika mengambil formasi pada CPPPK.

“Dimohonkan kepada Bapak/Ibu sekalian untuk benar-benar membaca aturan dan syarat-syarat administrasinya. Karena bercermin dari tahun kemarin, ada sekitar 5000 pelamar CPPPK namun yang lolos administrasi hanya 3000 saja. Itulah gunanya kami sangat mewanti-wanti kepada Bapak/Ibu sekalian perihal pendaftaran tahap awal ini” jelas Edi Tasman.

Acara ini juga mengundang Kepala TU seluruh madrasah negeri dan Kepala KUA. Serta tentu saja seluruh tenaga honorer atau pegawai Non-ASN yang ada di lingkungan Kemenag Kampar ini dan total berjumlah lebih kurang 100 orang. (Cicy/Fatmi/Agus)*