0 menit baca 0 %

Buka Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan MI, Drs.H.Sulman Madrasah Perlu Memiliki Ciri Khas Atau Program Unggulan,

Ringkasan: CMeranti (Inmas) Madrasah perlu memiliki ciri khas atau program unggulan, kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs.H.Sulman ketika membuka Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Madrasah Ibtidaiyah Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Ibtidaiyah Kepulauan Me...

CMeranti (Inmas) Madrasah perlu memiliki ciri khas atau program unggulan, kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs.H.Sulman ketika membuka Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Madrasah Ibtidaiyah Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Ibtidaiyah Kepulauan Meranti Riau 0004, bertempat di MI Alkhairiyah, Rabu (3/11/2021).

Mengawali sambutannya Drs.H.Sulman menekankan perlunya meningkatkan kompetensi dan pemahaman kepala madrasah dan guru tentang Kebijakan Kementerian Agama dan Toleransi dalam Keberagaman. Toleransi berarti menghargai, membolehkan, membiarkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan dan  kelakuan yang bertentangan dengan pendirian diri sendiri.

"Moderasi beragama berarti cara pandang, sikap dan perilaku selalu mengambil posisi ditengah-tengah, adil, berimbang, tidak ekstrim dalam praktik beragama". Kata Drs.H.Sulman

selanjutnya Drs.H.Sulman menyampaikan bahwa Penting bagi madrasah memiliki program unggulan yang bisa dijual ke masyarakat. Jadi ada ciri khas khusus yang membedakan dengan madrasah lain agar animo masyarakat sekitar kepada madrasah meningkat, kata Drs.H.Sulman.

Program unggulan yang dikedepankan kata Kakan Kemenag bisa terkait pendidikan karakter, hafalan Al Qur an murid, bahasa inggris, bahasa arab dan sebagainya.

Dalam memajukan pendidikan suatu madrasah kualitas guru adalah sangat berperan besar dalam meningkatkan proses pembelajaran dan pendidikan karakter pada madrasah, dan hari ini Kepala Madrasah dan Para guru harus bangun dari tidur panjangnya, jika tidak ingin madrasahnya suatu hari tutup karena tidak memiliki siswa karena tidak mampu bersaing dengan madrsah atau sekolah lain, akibat tidak mampu berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

Kualitas guru madrasah perlu ditingkatkan, guru dimotivasi agar pembelajaran dapat meningkat kualitasnya, kata pria paruh baya tersebut.

Dalam mengajar, kata Drs.H.Sulman wajib dilandasi niat untuk beribadah, tulus ikhlas. Apalagi bekerja pada lembaga Kementerian Agama yang dominan pada nilai-nilai agama dan keagamaan.

"Saya yakin, walaupun saat ini kuantitas murid pas-pasan dan madrasah belum besar, dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas maka masyarakat akan datang dengan sendirinya, ujarnya.

Drs.H.Sulman dalam kesempatan ini juga mengungkapkan bahwa madrasah harus memiliki program unggulan yang berbeda dengan lembaga pendidikan lain yang  sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kearifan lokal.

Program kekhasan dan ke unggulan madrasah tersebut hanya dapat di wujudkan jika suatu madrasah di nakhodai oleh Kepala Madrasah yang cerdas dan memiliki visi misi yang besar untuk memajukan madrasah, dengan didukung kurikulum yang mumpuni serta tenaga pengajar yang berkompetensi.

"Kualitas guru berperan besar dalam meningkatkan proses pembelajaran dan pendidikan karakter pada madrasah". Pungkas Drs.H.Sulman. (Inmas)