Riau (Inmas)- Dalam rangka menyambut generasi emas (golden generation) pada 2045 mendatang,
Kanwil Kemenag Riau melalui Bidang Pendidikan Madrasah menggelar Rapat
Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah, Selasa (16/3) di Ball Room Alpha Hotel
Pekanbaru.
Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, dihadiri secara virtual oleh Direktur KSKK Madrasah yang diwakili oleh Kasubdit Kurikulum Dr Ahmad Hidayatullah, dan dihadiri langsung oleh Kabid Penmad Drs H Asmuni MA, Kasi- Kasi pada Bidang Penmad, Kasi Penmad dan Kepala Madrasah Negeri Kab/ Kota se Provinsi Riau serta peserta Rakor
Mahyudin dalam sambutan menyebutkan, untuk dapat mencetak generasi emas 2045 maka langkah awal yang harus dilakukan adalah penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan dukungan semua eleman madrasah.
“Generasi Emas merupakan program Negara, jadi kita harus mempersiapkan agar peran madrasah terlihat nyata. Salah satu langkah yang kita lakukan adalah Asesmen Kompetensi, bukan hanya ASN Kemenag, tetapi juga kepala- kepala madrasah juga akan kita uji kompetensinya agar bisa memiliki kompetensi yang mumpuni,” ungkap Mahyudin.
Ahmad Hidayatullah dalam sambutannya melalui zoom meeting menyebutkan, untuk meningkatkan mutu madrasah menjadi madrasah hebat bermartabat kelas dunia dan menuju generasi emas, Kemenag telah melakukan 4 hal, yaitu pembangunan tata kelola madrasah berbasis elektronik, membangun arah madrasah melalui pendataan awal, asesmen kompetensi guru berkelanjutan mulai dari RA hingga MA, dan perbaikan pendataan.
“Kita harus mempersiapkan generasi madrasah kita unggul SDM dan mampu berfikir analisis, evaluasi dan kreasi. Karena saat ini saja kita sudah menghadapi 3 dimensi kehidupan, yaitu kebutuhan manusia telah berpindah ke internet, kebutuhan akan gudang data/ big data, tenaga otomatis. Semua pekerjaan rutin sudah bisa dikerjakan oleh mesin, manusia hanya pada hal- hal yang sifatnya tidak rutin. Kedepan, kondisi ini akan lebih kompleks, untuk itu kita harus ikut perkembangan dengan mempersiapkan segala sesuatunya,” terang Ahmad Hidayatullah.
Sementar itu, Asmuni sebagai pelopor Rakor Bidang Penmad menyebutkan, generasi emas 2045 menjadi tugas penting yang diemban institusi pendidikan saat ini. Madrasah tidak hanya dituntut dalam kemampuan akademik (keilmuan), melainkan dilengkapi dengan karakter yang perlu disiapkan sejak dini.
“Malalui Rakor Penmad ini, kita akan mengukur capaian kinerja yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan tahun 2021, baik dari sisi sarana prasarana, kurikulum, kesiswaan, program keguruan dan kelembagaan. Sekaligus bimbingan dan masukan terkait anggaran, program terbaru mendorong injeksi Computational Thinking (CT) di Lingkungan Madrasah,” ujarnya Asmuni. (mus/faj)