Riau (Inmas)- Untuk menjadi mubaligh/ mubalighah yang handal
dan ideal, harus menguasai 5 syarat, yaitu memiliki hati yang ikhlas, teladan,
menguasai ilmu agama, mengetahui tujuan dakwah dan bersikap sabar dalam kondisi
apapun.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H
Mahyudin MA didampingi Kasi Penyuluhan Agama Islam dan Sistem Informasi Drs H
Asril MM saat membuka Seleksi Mubaligh/ Mubalighah Muda Tingkat Provinsi Riau,
Ahad (20/12/2020) di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru.
Menurutnya, Indonesia khususnya Provinsi Riau tengah membutuhkan mubaligh/ mubalighah yang benar- benar handal dan berintegritas karena tantangan yang dihadapi sangat luar biasa sulitnya, seperti maraknya penyakit masyarakat, narkoba, dan lainnya.
“Kita berharap dengan seleksi mubalihg/ mubalighah ini akan didapatkan
mubaligh/ mubalighah yang luar biasa tingkat kompetensinya, apalagi ini
merupakan hasil seleksi Kabupaten/ Kota. Namun demikian, untuk mencari yang
terbaik diantara yang baik. Selain itu bukan hanya dalam rangka seleksi, tetapi
semua peserta dapat meng update pengetahuan untuk menghadapi tantangan
berdakwah saat ini,” jelas Mahyudin berharap.
Ditambahkan Asril, peserta Seleksi Mubaligh/ Mubalighah Muda
Tingkat Provinsi Riau Tahun 2020 diikuti oleh 24 peserta utusan 12 Kabupaten/
Kota se Provinsi Riau dengan tujuan untuk mencari kader mubaligh/ mubalighah yang professional
dan menguasai teknis- teknis berceramah yang bisa diterima di masyarakat.
“Pemateri kita dari praktisi dakwah di Riau yang akan menyampaikan materi tentang
metode dan retorika berdakwah dengan harapkan mubaligh/ mubalighah kita menguasai
teknik ceramah, teknik berpidato serta menguasai teori komunikasi dengan baik,
supaya pesan-pesan yang disampaikannya itu bisa tepat sasaran,” ujarnya.
Terhadap mubaligh/ mubalighah terbaik akan diberikan penghargaan
dan pembinaan untuk bisa mejadi juru dakwah di Provinsi Riau. (ana/mus)