Meranti (inmas) – Bertempat di Gedung Badminton Hambali, sebanyak 65 Guru dan Kepala Madrasah se-Kabupaten Kepulauan Meranti mengikuti Seminar Sehari Profesi Guru yang di selenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Yayasan Mujadidul Hasanah dengan tema " Membentuk Pribadi Guru Yang Inspiratif ” pada hari selasa (2/11/2021).
Peserta nampak memadati lokasi kegiatan sejak sejak pukul 07.00 Wib. Menghadirkan narasumber Drs.H.Zulkifli, M.Pd.
Turut hadir Bersama Kakan Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan ini Camat Pulau Merbau, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Yayasan Mujadidul Hasanah, Peserta Seminar dan tamu undangan lainnya.
Menurut Ketua Yayasan Mujadidul Hasanah Muhammad Mufti, kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti dan Yayasan Mujadidul Hasanah dalam rangka menumbuhkan semangat guru Madrasah di Kepulauan Meranti menjadi guru yang Inspiratif dan bisa berkembang mengikuti perkembangan zaman, agar menjadi guru yang profesional menuju madrasah hebat dan bermartabat.
Tidak lupa Muhammad Mufti juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semuanya sehingga acara bisa terlaksana dan permohonan maaf apabila dalam pelaksananya masih ada kekurangan.
Dalam sambutannya Kakan Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti Drs.H.Sulman mengungkapkan bahwa pentingnya peran guru yang bermutu dalam memberikan pelajaran kepada siswa, sehingga diharapkan dapat membentuk siswa yang kreatif dan inovatif.
Seiring perkembangan zaman Madrasah kita harus mampu bersaing dengan sekolah umum, lewat seminar sehari inilah kita tingkatkan kemampuan kita sebagai guru, agar minat masyarakat agar memasukan anaknya ke Madrasah.
"Peningkatan mutu guru itu adalah kewajiban agar bisa hadir sekreatif dan seinspiratif mungkin dalam menyampaikan pelajaran kepada siswa dan membangun kepercayaan masyarakat bahwa lulusan madrasah itu lebih unggul dari pendidikan lainnya," kata Drs.H.Sulman
Drs.H.Sulman juga menambahkan bahwa seorang Guru harus mampu mensinergiskan dan mampu menghasilkan anak didik yang unggul, intaq, imptek dan bertaqwa serta berakhlakul karimah.
Drs.H.Sulman dalam kesempatan ini juga mengungkapkan bahwa madrasah harus memiliki program unggulan yang berbeda dengan lembaga pendidikan lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kearifan lokal.
Program kekhasan dan ke unggulan madrasah tersebut hanya dapat di wujudkan jika suatu madrasah di nakhodai oleh Kepala Madrasah yang cerdas dan memiliki visi misi yang besar untuk memajukan madrasah, dengan didukung kurikulum yang mumpuni serta tenaga pengajar yang berkompetensi.
“Melalui pelaksanaan kegiatan seminar ini mari kita tingkatkan kualitas mutu Guru dan mari kita wujudkan Madrasah hebat, Madrasah bermartabat”, tegas Drs.H.Sulman.
Mengakhiri sambutannya Drs.H.Sulman menekankan perlunya meningkatkan kompetensi dan pemahaman kepala madrasah dan guru tentang Kebijakan Kementerian Agama dan Toleransi dalam Keberagaman. Toleransi yang berarti menghargai, membolehkan, membiarkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan dan kelakuan yang bertentangan dengan pendirian diri sendiri.
"Moderasi beragama berarti cara pandang, sikap dan perilaku selalu mengambil posisi ditengah-tengah, adil, berimbang, tidak ekstrim dalam praktik beragama". pungkas Drs.H.Sulman. (Inmas)