Tembilahan (Kemenag) – Jajaran Kantor Kementerian Agama
(Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus berupaya meningkatkan
kualitas dan karakter pendidikan madrasah. Sejalan dengan kegiatan penyerahan
donasi dan peletakan batu pertama, Kepala Kankemenag Inhil, H. Harun, secara
langsung membuka acara sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Kecamatan
Pelangiran dan Teluk Belengkong, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh guru madrasah dari dua
kecamatan tersebut, sebagai langkah strategis Kemenag Inhil dalam menanamkan
nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan empati dalam proses belajar mengajar.
Dalam sambutan pembukaannya, H. Harun menekankan bahwa
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bukan sekadar materi pelajaran tambahan,
melainkan sebuah pendekatan filosofis yang harus diinternalisasi oleh setiap
pendidik.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini adalah fondasi karakter yang
kita butuhkan. Madrasah tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademik,
tetapi juga siswa yang memiliki hati nurani dan kepedulian tinggi. Cinta kasih
adalah kunci untuk membentuk generasi yang memiliki akhlakul karimah,”
tegas H. Harun saat membuka acara tersebut.
Beliau juga menyoroti peran sentral guru sebagai ujung
tombak. Menurut H. Harun, guru harus menjadi teladan dalam menerapkan
nilai-nilai cinta, baik kepada siswa, sesama rekan kerja, maupun lingkungan.
“Kepada Bapak dan Ibu guru, saya berharap dapat memanfaatkan
sosialisasi ini dengan maksimal. Mari kita jadikan madrasah sebagai rumah kedua
yang penuh kehangatan, di mana setiap siswa merasa dicintai, dihargai, dan
termotivasi untuk belajar,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi KBC ini merupakan bagian dari komitmen
Kankemenag Inhil untuk menciptakan iklim pendidikan yang positif, aman, dan
berorientasi pada pengembangan karakter holistik siswa madrasah di seluruh
wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. (Ria)