Mandau (Kemenag)
- Bimbingan
Perkawinan Mandiri Angkatan IX Tahun 2025 di KUA Kecamatan Mandau
pada Kamis (07/08/2025) kembali menghadirkan sesi yang penuh antusiasme. Kali
ini, giliran Bidan Ade yang menjadi narasumber dengan materi bertema “Kesehatan
Reproduksi Pra-Nikah”. Materi ini menjadi sorotan karena membahas hal-hal yang
sangat penting dipahami calon pengantin sebelum melangkah ke pelaminan.
Di hadapan 15 pasang calon pengantin, Bidan Ade
menjelaskan bahwa memahami kesehatan reproduksi bukan hanya tentang pengetahuan
medis, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keharmonisan rumah tangga dan
mempersiapkan kehamilan yang sehat. “Banyak masalah rumah tangga yang berawal
dari ketidaktahuan pasangan tentang tubuhnya sendiri dan pasangannya. Pemahaman
yang tepat akan membantu menghindari risiko kesehatan, meningkatkan kualitas
hubungan, dan mempersiapkan generasi yang sehat,” ungkapnya.
Beliau memaparkan berbagai poin penting, mulai dari
anatomi dan fungsi organ reproduksi, pola hidup sehat yang menunjang kesuburan,
hingga pencegahan penyakit menular seksual. Penjelasan disampaikan dengan
bahasa yang lugas namun santun, membuat peserta merasa nyaman membicarakan
topik yang sering dianggap tabu.
Sesi ini menjadi semakin menarik ketika Yuli
Agustin, salah satu peserta, mengajukan pertanyaan yang cukup spesifik: “Berapa
durasi ideal berhubungan intim dalam kehidupan rumah tangga agar peluang
kehamilan bisa maksimal?”
Dengan senyum ramah, Bidan Ade menjawab bahwa durasi
bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan kehamilan. “Yang terpenting
adalah kualitas hubungan, waktu yang tepat sesuai masa subur, dan kondisi
kesehatan kedua pasangan. Komunikasi yang baik dan saling pengertian juga
sangat berpengaruh,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa gaya hidup sehat, pola
makan bergizi, dan menghindari stres menjadi faktor pendukung yang tak kalah
penting.
Para peserta tampak fokus menyimak dan mencatat
setiap poin yang disampaikan. Beberapa mengaku mendapat wawasan baru yang
sebelumnya belum pernah mereka ketahui. Materi ini pun membuka ruang diskusi
yang hangat, di mana para calon pengantin dapat bertanya dan berdiskusi secara
terbuka namun tetap menjaga etika.
Dengan penyampaian yang profesional dan informatif,
Bidan Ade berhasil membuat materi kesehatan reproduksi menjadi topik yang
menarik sekaligus bermanfaat. Sesi ini diharapkan dapat membantu para calon
pengantin mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan emosional untuk
membangun keluarga yang sehat dan harmonis.