Rokan Hilir (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di era pendidikan transformatif, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Rokan Hilir menggelar Pelaksanaan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Tahun Pelajaran 2024/2025 mulai dari Kamis - Jum'at (19-20/09/2024) di Aula MTsN 2 Rokan Hilir.Â
Pelaksanaan Workshop dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul. Dalam sambutannya Khairul mengatakan bahwa IKM merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memulihkan pembelajaran dan mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia.Â
"Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengatasi krisis belajar yang terjadi di Indonesia terutama setelah masa Pandemi dan penggunaan teknologi di era sekarang ini menjadi salah satu dasar dikembangkannya Kurikulum Merdeka. Pada kurikulum ini guru menjadi garda terdepan dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka, untuk itu diharapkan kepada para guru agar dapat mengikuti kegiatan Workshop ini dengan sebaik-baiknya," ujar Khairul.Â
Senada dengan itu, Kepala MTsN 2 Rokan Hilir, Hj. Sori Alam Harahap menerangkan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui Workshop Implementasi Kurikulum merdeka dapat menjadi solusi untuk membantu guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, sehingga peserta didik dapat lebih siap menghadapi tantangan masa depan.Â
"Penerapan Kurikulum Merdeka ini dapat memberikan ruang bebas berkreasi bagi guru dan peserta didik untuk meningkatkan kualitas kompetensinya melalui gerakan Merdeka Belajar," pungkasnya.Â
Workshop ini menghadirkan pemateri dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bagan Sinembah, Kiki Adrian. Dalam workshop ini peserta yang merupakan para guru di MTsN 2 Rokan Hilir akan mempelajari tentang konsep-konsep dasar yang terkait dengan kurikulum merdeka serta penerapannya dalam proses pembelajaran. (Humas)*
.