0 menit baca 0 %

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Ini Cara Kemenag Kuansing Memuliakan Santri

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Menjelang peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Riau yang akan dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi pada 22 Oktober mendatang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuansing menggelar kegiatan gotong royong pada Selasa pagi (14/10/2025).

Kuansing (Kemenag) - Menjelang peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Riau yang akan dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi pada 22 Oktober mendatang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuansing menggelar kegiatan gotong royong pada Selasa pagi (14/10/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan dan penyambutan terhadap kedatangan para santri dari berbagai kabupaten/kota di Riau yang akan hadir dan menginap di lingkungan Kemenag Kuansing.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kuansing, Bakhtiar Shaleh, dalam arahannya menyampaikan bahwa sekitar 250 santri diperkirakan akan menginap di area kantor Kemenag selama kegiatan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegawai untuk membersihkan dan menata lingkungan secara bersama-sama, terutama area Aula Kemenag, Aula haji, Musholla, Kamar mandi, dan Halaman sekitar.

Gotong royong dilakukan dengan penuh semangat. Menariknya, Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon turut langsung memimpin kegiatan. Beliau tampak berbaur dengan para pegawai membersihkan pagar depan kantor, memberikan contoh nyata nilai kebersamaan dan tanggung jawab bersama. “Menyambut santri bukan sekadar menyambut tamu. Kita sedang menyambut generasi penerus umat, para penjaga moral bangsa, yang akan menginjakkan kaki di tempat ini. Maka kita sambut mereka dengan hati bersih, lingkungan bersih, dan semangat yang bersih,” ungkap Suhelmon penuh makna.

Ia juga menambahkan, Hari Santri adalah momentum bersejarah yang bukan hanya milik pesantren, tapi milik seluruh masyarakat yang mencintai Islam dan NKRI. “Kuansing bukan sekadar tuan rumah tahun ini, tapi kita ingin jadi tuan rumah yang berkesan, yang menyentuh hati para santri yang datang. Mulai dari kebersihan tempat, keramahan sikap, hingga kesiapan acara, semua harus kita maksimalkan. Gotong royong ini awal dari komitmen kita,” tambahnya.

Peringatan Hari Santri 2025 ini diharapkan bukan hanya menjadi acara seremonial semata, melainkan momentum mempererat persaudaraan antarumat dan memperteguh peran santri dalam membangun peradaban bangsa.