0 menit baca 0 %

Bupati, Kakankemenag dan Sekda Pimpin Rapat Persiapan Idul Fitri

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG), Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, MSi, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA dan Sekda, Ir Damri, Jumat (26/7/2013), memipin rapat persiapan pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1434 Hijriyah di Lantai III Kantor Bupati.
ROKAN HULU (KEMENAG), Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, MSi, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA dan Sekda, Ir Damri, Jumat (26/7/2013), memipin rapat persiapan pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1434 Hijriyah di Lantai III Kantor Bupati. Kegiatan yang melibatkan 31 Imam masjid beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Rambah, membahas terkait pelaksanaan shakat Idul Fitri (Id) yang dijadwalkan dipusatkan di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pangaraian, termasuk pelaksanaan pawai malam Idul Fitri. Berharap, dua agenda penting pada Idul Fitri, ditargetkan bagimana syiar agama Islam di Negeri Seribu Suluk bisa menunjukkan gaungnya serta umat Islam di Rokan Hulu bisa menjukkan ke masyarakat luas Islam di Rokan Hulu tetap komit menjaga persatuan dan kesatuan. "Untuk itu, bagi masjid yang jemaahnya melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri seluruhnya ke Masjid Agung Madani, maka kita akan berikan bantuan untuk masjid terbut. Dimana pelaksanaan shalat Idul Fitri kita pusatkan di Masjid Agung Madani, agar terlihat kemegahan pelaksanaan sahalat tersebut, sehingga suasananya akan bertambah meriah yang menunjukan syiar Islam berkembang," tegas Bupati. Kegiatan rapat, juga dihadiri Kabag Umum dan Perlengkapan M Abdul Haris, Kabag Kesra Setdakab Fatanalia S.Sos, Kabag Humas Irwandi S. Sos, Camat Rambah Ari Gunadi STTP serta sejumlah pengurus masjid/mushalla se Kecamatan Rambah, serta dari perwakilan Satlantas Polres Rokan Hulu, Ketua MUI Rokan Hulu, serta 31 Imam masjid di Kecamatan Rambah. Bupati menghimbau, agar nantinya seluruh umat Muslim di seputaran Kecamatan Rambah dan sekitar, melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasir Pangaraian. Itu dilakukan dimasjid masing-masing dan tidak ubahnya seperti pelaksanaan shalat jumat biasa. Namun kalau dilaksanakan di MAMIC Pasir Pangaraian, tentu akan terlihat gaungnya bahwa pelaksanaan kegiatan keagamaan di Rokan Hulu dilakukan dengan penub kekompakan. Ketika ditanya shalat Idul Fitri di MAMIC Pasir Pangaraian apakah itu tidak mematikan masjid-masjid lainnya, Achmad menjawab, justru jika jamaah penuh melakukan shalat di MAMIC Pasir Pangaraian, mereka akan mendapat bantuan dari Pemkab sebesar Rp 100 juta, dana itu kan bisa digunakan untuk membangun serta mengurus masjid itu sendiri. Seperti tahun-tahun sebelumnya, diterangkan Bupati, pada malam hari raya idul fitri itu akan dilakukan perlombaan pawai takruf seluruh masjid diseputaran Kecamatan Rambah mengikutinya, bagi pengurus dinilai kreatif dan tertib selama pelaksanaan pawai, juga akan mendapat penilaian khususnya dari Pemkab mereka tentunya akan mendapat hadiah pula. Diungkapkan bupati MAMIC Pasir Pangaraian pasti bisa menampung jamaah berkapasitas 15 ribu jamaah, belum lagi lapangan saat ini untuk menaranya sudah bisa digunakan dalam pelaksanaan Shalat hari raya Idul Fitri itu juga sanggup menampung jamaah labih dari 5 ribu orang, maka perlu kekompakan apalagi ini hanya dilakukan 1 kali dalam 1 tahun. Setersunya ditanya terkait tranportasi masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di MAMIC Pasir Pangaraian, Bupati menjelaskan, sebab jangkauanya tidak begitu jauh maka pemkab tidak menyediakan transportasi khusus, cuma masyarakat saling bantu-membantu tertuma sesama tetangga jika punya kenderaan untuk mengangkut tetangganya sendiri, sebab disinilah saat untuk berbagai antar sesama. " Mari kita jaga kekompakan dan persatuan sesama umat Islam, kemudin kita harus benar-benar menujukkan identitas Rokan Hulu sebagai Negeri Seribu Suluk dimasyarakat luas," ungkap Achmad.**(Humas/Adv)