Bupati Rohul: Pertama Kalinya JCH Rohul dapat Kloter Penuh
Ringkasan:
Batam (Humas)- Untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Jemaah Calon Haji (JCH) asal Rohul mendapatkan kloter penuh. Selain itu kloter 11 Embarkasi Batam (BTH) yang merupakan kloter penuh untuk JCH Rohul juga bertepatan dengan hari ulang tahun Rohul yang kesebelas...
Batam (Humas)- Untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Jemaah Calon Haji (JCH) asal Rohul mendapatkan kloter penuh. Selain itu kloter 11 Embarkasi Batam (BTH) yang merupakan kloter penuh untuk JCH Rohul juga bertepatan dengan hari ulang tahun Rohul yang kesebelas tahun, hal ini bukan unsur disengaja tetapi sudah diatur oleh Allah SWT dan semoga menjadi petanda JCH Rohul akan menjadi haji yang mabrur.
Demikian diungkapkan oleh Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Ahmad M Si, Jumat (22/10) dalam sambutannya saat melepas keberangkatan JCH Kloter 11 BTH di Aula Asrama Haji Batam Center. Menurutnya, keberangkatan JCH ke tanah suci kloter 11 BTH merupakan kloter penuh JCH asal Rohul sebanyak 447 JCH dengan rincian 442 JCH dan lima orang petugas. JCH Rohul ini ini akan mendapat fasilitas akomodasi dan pemondokan di wilayah hafair, Syarii Mansour dan Syaari Ummul Quro.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad mengatakan, menunaikan ibadah haji merupakan sebuah bukti sebagai hamba Allah dengan menjalankan ajaran-ajarannya. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, pertama yang harus dilakukan adalah dengan memperbaharui niat kita untuk menunaikan ibadah haji hanya karena Allah, bukan karena yang lain. Kedua, JCH merupakan tamu Allah dan tidak semua orang dapat memenuhi panggilang tersebut. Orang sehat, kaya belum tentu terpanggil untuk menunaikan ibadah haji.
"Untuk itu, jadilah tamu yang baik, yang sopan dan yang dibanggakan orang lain. Jaga nama baik daerah kita Riau dan bangsa Indonesia yang kita cintai, ikuti proses yang telah ditunjuk dan berupayalah untuk mandiri atau tidak terlalu bergantung kepada bantuan orang lain," ucapnya.
Ketiga, JCH harus menjaga kekompakan dan kebersamaan dengan tidak menganggu proses ibadah itu sendiri, tidak mengurangi amal ibadah saat melaksanakan ibadah ditanah suci karena salah satu tujuan menunaikan ibadah haji adalah untuk menghapus dosa-dosa yang dibawa.
"Keempat, jangan lupa mendoakan negeri kita agar dijauhi dari malapetaka, marabahaya yang tidak mampu kita hadapi. Khususnya saat berdoa ditempat-tempat mustajab mari doakan negeri kita tetap aman, tentram dan sejahtera," harap Ahmad. (msd)