0 menit baca 0 %

Bupati Rokan Hulu Lepas Keberangkatan Kloter 10 BTH

Ringkasan: Batam 27/10 (Humas) Kloter 10 BTH yang merupakan jamaah calon haji (jch) asal Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau secara resmi telah dilepas keberangkatannya oleh Bupati Kampar Drs.H. Ahmad,M.Si di gedung arafah aula keberangkatan asrama haji Batam. Turut hadir dalam melepas keberangkatan tersebut Ka...
Batam 27/10 (Humas) Kloter 10 BTH yang merupakan jamaah calon haji (jch) asal Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau secara resmi telah dilepas keberangkatannya oleh Bupati Kampar Drs.H. Ahmad,M.Si di gedung arafah aula keberangkatan asrama haji Batam. Turut hadir dalam melepas keberangkatan tersebut Kakanwil Dep. Agama Provinsi Kepri, Kabid Peny Hazawa Dep. Agama Riau, Kabid Haji dan Umroh Dep. Agama Kepri, Ketua DPRD Kampar, Kakandepag Kab. Kampar, Kakandepag Kota Batam dan para undangan lainnya. Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Drs.H. Erizal Abdullah MH dalam laporannya mengatakan kloter 10 BTH merupakan jch asal Kab. Rokan Hulu sebanyak 412 dan Kampar 32 jch dan 5 petugas. Menurut jadwal kloter 10 BTH akan diberangkatkan dari bandara Hang Nadim pukul 10.00 wib, tiba di bandara King Abdul Aziz pukul 15.00 WAS. Lebih lanjut H.Erizal menjelaskan berdasarkan hasil qur’ah, jch kloter 10 BTH berada dipemondokan Sulaimaniyah, Jumaizah, Ma’abdah, Jarwal dan Rhal Zakhir. Saat ini musim panas di Medinah telah berakhir dan memasuki musim dingin dan berada dalam yang cukup dingin, oleh sebab itu jch dihimbau untuk menggunakan pakaian yang tebal. Selain itu jch juga dihimbau untuk memperbanyak minum dan mengkonsumsi buah-buahan. Jch kloter 10 BTH ini seharusnya berangkat sebanyak 450 jch termasuk petugas, namun mengalami open seat sebanyak 1 jch yakni atas nama Disir Lubis bin Malik jch Kabupaten Rokan Hulu, dengan demikian jch kloter 10 BTH diberangkatkan ke Medinah sebanyak 449 jch. Sementara itu Bupati Rokan Hulu dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh jch untuk tidak mengutamakan ibadah yang sunah sementara yang wajib ditinggalkan, sehubungan dengan dinginnya suhu di Medinah, Bupati menyarankan agar jch menggunakan pakaian yang tebal dan hangat, selain itu jch diminta untuk menjaga kesehatannya agar seluruh rukun haji dapat dilaksanakan dengan sempurna, serta memakan makanan yang bergizi dan memperbanyak minum air putih. (nik)