Kuansing(inmas) Sabtu, 9 Januari 2021 Penyuluh Fungsional Singingi Hilir Buya Isnaini, S. Ag Masyarakat atau umat muslim yang buta aksara Al Quran masih terbilang tinggi. Karena itu, Kementerian Agama mengintensifkan penyuluh agama untuk berperan aktif memberantas buta Aksara Qur'an di Desa binaan.
Untuk memberikan solusi hal tersebut di atas, salah seorang Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Singingi Hilir Buya Isnaini SAg melakukan program pemberantasan buta huruf Al Qur'an bagi para kaum Bapak- bapak di Desa Beringin Jaya.
Menurut Buya Isnaini, S. Ag kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dilakukan ba,dah sholat Isya."Betapa banyaknya orang yang tidak bisa membaca Alquran. Bagaimana mau memahami Al Quran jika membaca saja tidak bisa, dan bagaimana mau mengamalkan," imbu Buya Isnaini, S. Ag
Buya Isnaini, S. Ag dibutuhkan kepedulian serta kesadaran semua pihak agar jumlah buta huruf Al Quran dapat dikurangi. Jangan pernah malu untuk belajar, tua tidak menghalangi untuk belajar, asal ada kemauan insyaallah bisa.
Salah satu bentuk program pemberantasan buta huruf Al Quran yaitu sosialisasi pada pendidikan anak usia dini sampai dewasa, di harapkan penyuluh baik fungsional maupun non PNS bisa mengadakan pembinaan dan penyuluhan untuk selalu mengarahkan masyarakat agar selalu belajar dan terus belajar dalam baca tulis Al Quran. Kegiatan ini Dalam upaya membumikan dan meningkatkan kecintaan serta memahami isi dari kandungan Al Quran.(MB)