0 menit baca 0 %

Calon Jamaah Haji Dumai Wajib Vaksinasi Covid-19, Kadinkes Umumkan Pelaksanaan Suntiknya

Ringkasan: Dumai (Inmas) Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Dumai, Dr. Syaiful, MKM mengatakan, seluruh calon jemaah haji (CJH) asal Kota Dumai wajib vaksinasi Covid-19.Dia menyampaikan, vaksinasi khusus CJH dilakukan bersamaan dengan vaksinasi tahap kesatu termin dua dosis kesatu yang dilaksanakan mu...

Dumai (Inmas) – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Dumai, Dr. Syaiful, MKM mengatakan, seluruh calon jemaah haji (CJH) asal Kota Dumai wajib vaksinasi Covid-19.

Dia menyampaikan, vaksinasi khusus CJH dilakukan bersamaan dengan vaksinasi tahap kesatu termin dua dosis kesatu yang dilaksanakan mulai hari ini.

“Vaksin sudah dikirim Provinsi Riau. Satu vial vaksin itu bisa untuk 8 orang,” ujarnya kepada Humas Zulfahmi Arief, S.Sos, Rabu (24/03/2021) di Rumah Sakit (RS) Pertamina Dumai saat mendampingi calon jemaah haji (CJH) Kota Dumai pada pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19.

“Kemarin kita mendapatkan surat lagi pemberian vaksin untuk lansia dan haji, pokoknya calon haji tahun ini supaya divaksin,” sambungnya.

Mengingat jumlah vaksin yang diterima cukup banyak, maka kata dia, sasaran peserta vaksin pun akan lebih luas.

Diketahui, jumlah CJH yang akan divaksin sebanyak 178 orang. Meski begitu, pemberian vaksin tentunya tetap dilakukan skrining terlebih dahulu.

“Harus sesuai persyaratan, kalau ada keluhan batuk pilek, atau demam, ya tidak bisa kita berikan,” sebutnya.

Syaiful melanjutkan, pelaksanaan vaksinasi khusus CJH Kota Dumai akan dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Pertamina Dumai.

“Jadwal pelaksanaannya, hari ini Rabu, 24 Maret 2021,” tuturnya.

Disamping itu. Sudah satu tahun warga Kota Dumai hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19. Lantas apa yang telah dilakukan Pemkot Dumai menghadapi pandemi ini?

Wali Kota Dumai, Dr. Syaiful, MKM mengatakan, pihaknya telah melakukan PSBB.

Mengingat Kota Dumai adalah gerbang masuk pelaku perjalanan ke Provinsi Riau. Baik melalui air maupun udara.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga telah dilakukan dengan baik, salah satunya memakai masker.

“Termasuk bagaimana beradaptasi dengan Covid-19, tentu kita biasakan. Kebiasaan ini supaya aktivitas ekonomi dan sosial kita bisa tetap berjalan, tetapi upaya pengendalian Covid-19 juga tetap berjalan,” ujarnya.

Beberapa kegiatan juga mulai diperbolehkan, seperti acara pernikahan, kegiatan keagamaan, dan kegiatan sosial buadaya lainnya.

Meski ada pula beberapa kegiatan yang masih dibatasi, seperti kegiatan olahraga.

“Seperti event pertandingan yang menghadirkan banyak orang dalam waktu bersamaan, itu yang masih kami batasi. Karena memang situasinya kan belum terkendali,” katanya.

Selain itu, untuk memulai pembelajaran tatap muka juga sedang diupayakan. Bahkan sudah pada tahap simulasi serta pelaksanaan.

“Tentu banyak yang sudah kita lakukan juga. Termasuk penyiapan alat deteksi, seperti PCR, ada beberapa center-center pelayanan untuk tes juga sudah kita siapkan. Baik yang mandiri maupun yang memang program pemerintah,” tutupnya kepada Humas. (Arief)