0 menit baca 0 %

Camat dan Kemenag Lepas JCH Rambah Samo

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Camat Rambah Samo Arman Nasution dan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kec Rambah Samo, Senin (16/9/2013) bertempat di Masjid Besar Ath-Thoyyibah, Okak Kecamatan Rambah Samo.
ROKAN HULU (KEMENAG) Camat Rambah Samo Arman Nasution dan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kec Rambah Samo, Senin (16/9/2013) bertempat di Masjid Besar Ath-Thoyyibah, Okak Kecamatan Rambah Samo. Hadir dalam acara pelepasan JCH tersebut adalah Camat Rambah Samo, Kakan Kemenag Rohul, Kapolsek Rambah Samo Dasrial, Kepala KUA Thamrin Nasution Sag, MA, Ketua MUI H Haidir Lubis, Ketua IPHI H Amri Ahmad, Kepala Desa se Rambah Samo, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan JCH Rambah Samo tahunj 1434 H/2013 M. Camat Rambah Samo Arman Nasution mengharapkan agar seluruh JCH dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syarat dan rukunnya sebagaimana yang telah diajarkan dalam manasik haji, Arman juga berpesan agar JCH dapat menyesuaikan diri dengan adat kebiasaan masyarakat Arab, dan sekaligus menjadi tamu yang baik di tanah suci, serta dapat memanfaatkan waktu sebanyak mungkin untuk beribadah. Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam tausiyahnya menyatakan bahwa ibadah haji adalah salah satu ibadah yang sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian, memiliki karakter seorang muslim sejati, dan membentuk mentalitas mumpuni bagi pelakunya. Hal ini dapat diperoleh dengan melaksanakan manasik haji dengan baik dan benar serta mengambil manafi’ (manfaat) dari pelaksanaan manasik haji tersebut. Dikatakannya, setiap manasik hanji pasti ada manafi’nya dan inilah sesungguhnya yang diharapkan melekat pada diri siap muslim yang telah melaksanakan ibadah haji, terangnya. Ahmad Supardi mencontohkan, memakai pakaian Ihram adalah manasik haji. Manafi’nya adalah setiap Jamaah Haji harus menanggalkan semua pakaian yang melekat pada dirinya, termasuk sifat jeleknya, diganti dengan pakaian baru, warna putuh lambang kesucian, dalam bentuk sifat dan perilaku baru. Thowaf adalah berkeliling dan berputar pada satu putaran tertentu. Manfaatnya adalah harus tertanam pada setiap jamaah haji bahwa hidup ini harus bergerak menuju satu putaran, yaitu putaran Allah SWT. Kemanapun seseorang menghadap, maka tujuan utamanya adalah menghadap Allah SWT, tegas Ahmad Supardi. Kepala KUA Rambah Samo menyatakan bahwa JCH Rambah Samo tahun ini adalah berjumlah 13 orang, beranagkat ke Batam tanggal 21 September 2013, Berangkat ke Arab Saudi tanggal 22 Sept dari Bandara Hang Nadim Batam dengan pesawat Saudi Arabian Air Lines.***(Ash)