0 menit baca 0 %

Catatan kecil Muhammad Mukim tentang NKRI dan Pemuda

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Muhammad Mukim Prayoga sosok pemuda yang bukan saja sebagai bendahara Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab. Rokan Hilir, juga aktif dalam organisasi kepemudan terutama yang bernaung di bawah payung besar Nahdlatul Ulama (NU) yakni Gerkan Pemuda (GP) Ansor Kab.

Rokan Hilir (inmas)- Muhammad Mukim Prayoga sosok pemuda yang bukan saja sebagai bendahara Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kab. Rokan Hilir, juga aktif dalam organisasi kepemudan terutama yang bernaung di bawah payung besar Nahdlatul Ulama (NU) yakni Gerkan Pemuda (GP) Ansor Kab. Rohil.

Mantan Ketua GP. Ansor ini, pada 28 Oktober 2020/hari sumpah pemuda kemarin, melalui tulisannya menyampaikan kepada inmas Kemenag Rohil satu ungkapan kebanggaan sekaligus pesan bagi kita betapa pentingnya merawat dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita tidak boleh tercerai-berai. Meskipun berbeda, kita harus tetap satu, dan semangat persatuan harus kita pelihara dengan baik. Tanpa persatuan, kita tidak akan bisa, makanya harus bersatu lalu kita bangkit,” kata Mukim.

Sebagai bangsa yang besar, lanjutnya harus siap dan peranan pemuda sampai sekarang masih terus dibutuhkan.

“Anak muda harus bisa berinovasi, kreatif menyambut masa yang akan datang. Pemuda harus bisa terus menguasai pengetahuan dan teknologi. Kalau tidak, kita bisa tertinggal,” pesannya.

Mukim mengingatkan, kita sudah bersumpah bahwa kita, satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air yaitu Indonesia. Karena sumpah itu, hari ini ndonesia menjadi kekuatan besar dimana puluhan suku bangsa bisa bersatu dalam satu Negara,  Sementara ada negara lain Yang hanya terdiri dari satu suku bangsa namun pecah menjadi puluhan Negara. Hanya kita Yang bisa merawat Negeri ini.

“Bukan aku, Bukan kamu, Bukan Dia atau bahkan  Kami, tetapi KITA. KITA lah Yang bisa Mengubah perbedaan menjadi kekuatan, KITA lah Yang berbeda Namun tetap bersama,” pungkasnya. (Nsh)