Dumai (Kemenag) – Semakin maraknya perilaku Bullying dan Pelecehan Seksual yang dialami oleh anak usia sekolah, menjadi perhatian semua pihak, salah satunya Dinas Pemberdayaan Dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai ikut serta dalam Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Maini Asna mewakili DPPPA Kota Dumai dalam memberikan Sosialisasi kepada siswa-siswi untuk mencegah Bullying dan Pelecehan Seksual, Rabu (16/10/2024) di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Dumai
Kegiatan Sosialisasi diawali dengan kata sambutan dari Muliadi Kepala MTsN 2 Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah bagian Kesiswaan Yayuk Sri Lestari.
“Sosialisasi ini sangat penting dilaksanakan untuk mencegah Bullying terhadap diri sendiri dan lingkungan serta menciptakan lingkungan Madrasah yang aman dan tertib,” tutur Yayuk Sri Lestari
Dilanjutkan dengan Materi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Dumai oleh Maini Asma mengatakan bahwa Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orag lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan terus menerus. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa ada beberapa jenis Bullying yaitu Bully Fisik, Bully Verbal, Bully non Verbal, Bully Sosial, Pelecehan Seksual dan Cyberbully. Yang mana semua jenis Bully tersebut banyak terjadi di lingkungan Sekolah/Madrasah.
Adapun penyebab Bullying ini terjadi karena faktor Keluarga, Sekolah, Lingkungan,
dan Media. Dampak yang ditimbulkan dari perundungan ini akan dirasakan korban
sepanjang hidupnya dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan kemampuan
anak untuk belajar secara efektif, bahkan bisa berakibat fatal dimana korban mengakhiri
hidupnya.
Terakhir Maini Asma Staff DPPPA Kota Dumai berharap kepada seluruh peserta yang ikut dalam sosialisasi ini untuk bekerjasama dalam memberantas Bullying. “Diharapkan kepada remaja usia sekolah untuk tidak melakukan pembulian atau perundungan terhadap orang lain. Dan diharapkan kepada korban pembulian supaya terbuka dan mencurahkan keluh kesahnya kepada guru atau langsung menghubungi pihak DPPPA Kota Dumai,” harapnya
Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual salah satunya adalah mengajarkan anak mengenal perbedaan antara sentuhan yang baik dengan sentuhan yang buruk dari orang dewasa. Mudahan dengan sosialisasi yang disampaikan pihak terkait, siswa-siswi MTsN 2 Kota Dumai terhindar dari perilaku Bullying dan Pelecehan Seksual.(Tiara/Ririn/Ayu)