Tina menyebtukan, Parenesia merupakan kegiatan yang diselenggarakan DWP Kemenag RI bekerjasama dengan Dirjen Pendis Kemenag RI tersebut diikuti oleh DWP Kemenag Se-Indonesia serta santri pondok pesatren se-Kota Jakarta dilaksanakan secara offline di Hotel Pullman Jakarta Central Park dengan menghadirkan narasumber dr Elvine Gunawan.
"Kegiatan dilakukan secara online dan offline, dan kita di Kanwil mengikuti kegiatan secara daring, sebagai bentuk dukungan kita pada program ini," jelasnya.
Sementara itu Eny Retno Purwaningtyas Yaqut sewlaku Penasihat DWP Kemenag RI menuturkan negara akan selalu hadir melalui Kementerian Agama kepada semua yang mengalami perundungan.Negara berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pesantren dan belajar dari pesantren dalam mencegah perundungan anak dan membuat pesantren menjadi tempat yang aman dan nyaman, melindungi bukan hanya urusan Dirjen Pendis semata.
"Sudah sejak zaman dulu kala bahwa pesantren memberikan peran yang luar biasa tentang nilai dan moral yang baik, tokoh nasional banyak yang dari pondok pesantren. Pesantren bisa meberikan kontribusi , mensosialisasikan untuk mencegah bullying dan kekerasan pada anak," jelas Eny
Ia pun menyampaikan beberapa prinsip pesantren ramah anak yaitu tidak ada diskriminasi, berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, hak perkembangan dan kelangsungan hidup, partisipasi aktif atau mendengarkan suara anak dan tidak ada kekerasan.Â
Sementara itu, Plt Dirjen Pendis Abu Rokhmat, menyampaikan bahwa anak-anak memiliki keistimewaan masing-masing, dan harus dilindungi dari segala macam tindakan yang bisa mempengaruhi psikologi anak.
Karena Anak-anak memiliki keistimewaan masing-masing, dan ini harus dijaga,dilindungi dari segala macam tindakan yang bisa mempengaruhi psikologi mereka.
"Belajar banyak, kita berusaha jangan pernah melakukan perundungan pada sesama. Perundungan itu dosa besar, bullying itu membuat anak yang di-bully merasa sakit hati, sakit fisik. Jangan pernah melakukan perundungan itu dilarang oleh agama," pesan Abu Rokhmat. (*)