Kampar Utara ( Kemenag )---Upaya mencetak generasi muda yang cinta dan paham Al-Qur an terus digalakkan di berbagai pelosok daerah. Salah satunya terlihat di Desa Sungai Tonang, Kecamatan Kampar Utara, di mana kegiatan penyuluhan buta aksara Al-Qur an berlangsung secara rutin setiap malam di TPA Masjid Nurul Huda.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Fadlah, S.Pd., Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kampar Utara. Dengan penuh kesabaran dan semangat, Fadlah membimbing anak-anak dan remaja untuk mengenal dan membaca huruf hijaiyah dengan baik dan benar.
Banyak dari mereka yang sebelumnya belum bisa membaca Al-Qur an. Melalui bimbingan yang dilakukan setiap malam, alhamdulillah perkembangan mereka sangat menggembirakan, ujar Fadlah.
Program ini bertujuan untuk mencegah meluasnya buta aksara Al-Qur an di kalangan generasi muda sekaligus memperkuat pondasi keimanan mereka sejak usia dini. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pengurus masjid, para orang tua, dan tokoh masyarakat setempat.
Salah seorang pengurus masjid mengungkapkan apresiasinya, Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dan kesungguhan Fadlah. Ini menjadi harapan baru bagi anak-anak kami untuk tumbuh menjadi generasi yang Qur ani.
Selain mengajarkan baca tulis Al-Qur an, dalam kegiatan ini juga disisipkan nilai-nilai akhlak mulia, adab kepada orang tua, serta semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dengan semangat gotong royong dan pembinaan yang konsisten, Desa Sungai Tonang menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan terus-menerus akan membawa perubahan besar bagi masa depan generasi muda menuju pribadi yang berilmu, berakhlak, dan dekat dengan Al-Qur an. ( Fatmi )