Bathin Solapan (Kemenag) - Dalam upaya melawan buta aksara Qur'an di wilayahnya, Nerwana, S.Fil.I, seorang ASN P3K Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan, baru-baru ini melaksanakan kegiatan pembinaan baru di MI Al-Farizi yang terletak di Km. 16 Kulim Desa Boncah Mahang. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an di daerah tersebut Jum’at, (25/07/2025).
Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an di kalangan santri dan pengajar MI Al-Farizi yang beranggotakan sebanyak 36 Anak. Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Nerwana memberikan pelatihan intensif yang mencakup berbagai teknik dan metode pembelajaran Qur'an yang efektif. Selain itu, ia juga menyampaikan pesan penting mengenai peran pendidikan agama dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak-anak.
"Komitmen kami adalah untuk terus mendukung dan memperkuat kegiatan pendidikan agama di MI, MTs, MA dan beberapa Majelis Taklim juga. Ini merupakan langkah strategis dalam mengurangi buta aksara Qur'an serta membangun masyarakat yang lebih teredukasi dalam bidang agama," tegas Nerwana dalam sambutannya.
Kegiatan pembinaan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang mengapresiasi upaya tersebut. Harapan dari kegiatan ini adalah untuk membawa dampak signifikan dalam peningkatan literasi Qur'an di Desa Boncah Mahang khususnya di MI Al-Farizi, serta menciptakan generasi yang lebih memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an.
Dengan
adanya pembinaan ini, diharapkan MI Al-Farizi dapat terus berkembang dan
memberikan kontribusi yang berarti dalam mengurangi buta aksara Qur'an di
wilayah Kecamatan Bathin Solapan. Kegiatan semacam ini menjadi contoh nyata
dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas
pendidikan agama di tingkat dasar.