0 menit baca 0 %

Cegah Kenalakan Remaja dengan Program Maghrib Mengaji, PAI Taufiqur Rahman : Jika Bukan Kita yang Mengajarkan, Siapa Lagi

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Program Maghrib Mengaji merupakan salah satu program yang di jalankan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kecamatan Kampa. Salah seorang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampa, Tafiqur Rahman, turun langsung ke beberapa MDTA di Kecamatan tersebut dalam rangka mensosialisasikan Program...

Kampar (Kemenag) โ€“ Program Maghrib Mengaji merupakan salah satu program yang di jalankan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kecamatan Kampa. Salah seorang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kampa, Tafiqur Rahman, turun langsung ke beberapa MDTA di Kecamatan tersebut dalam rangka mensosialisasikan Program Maghrib Mengaji. Salah satu dari hari-hari agenda program ini, pada Rabu (14/5/2025), Taufiqur Rahman hadir sebagai pengajar.

โ€œHal ini kami lakukan karena beberapa indikasi, diantaranya kami masih melihat sekelompok anak-anak yang masih berkumpul di warung-warung sekitar pada waktu maghrib telah masuk. Dan lebih parahnya, mereka masih asyik dengan gadgetnya,โ€ ujar Taufiqur akan keresahannya.

Kepala MDTA Bustanul Ulum Desa Pulau Rambai, Khaidarus, sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Beliau juga berharap agar himbauan ini dilaksanakan oleh anak-anak di Desa Pulau Rambai khususnya, dan didukung oleh para orangtua dan warga sekitar.

โ€œJika bukan kita yang mengajak dan mengajar anak-anak kita, siapa lagi. Sudah sepatutnya dan seharusnya hal ini menjadi perhatian kita bersama, agar generasi setelah kita memiliki bekal agama yang kuat,โ€ imbuhnya.

Dampak buruk dan negatif jika anak-anak tidak diberi bekal agama dan akhlak yang baik sejak dini, tentu sangat besar. Diantaranya masih dan akan maraknya terjadi penyimpangan-penyimpangan kenakalan remaja. Untuk itu besar harapan yang kita taruh di pundak anak-anak kita, menjadi tanggungjawab bersama.

Diharapkan, dengan adanya penyuluhan ini, anak-anak dapat mengamalkan ilmu yang didapat dan menjadi generasi yang sadar akan mengamalkan Al-Qurโ€™an sebagai bagian dari pilar Islam yang harus dijalankan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter santri agar tercipta lingkungan yang diberkahi oleh Allah SWT. Dengan adanya kegiatan seperti diharapkan nilai-nilai Islam dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

(Cicy/Taufiqur)