Kampar ( Utara ( Kemenag )--Dalam upaya mencegah maraknya perilaku menyimpang dan penyakit sosial seperti LGBT, penyalahgunaan narkoba, dan judi online di kalangan pelajar, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kampar Utara menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Pondok Pesantren Darul Fatah, Dusun Teratak Padang, Desa Sendayan, Kamis (17/07).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen KUA Kampar Utara dalam membentuk generasi muda yang beradab dan berakhlak mulia. Tidak hanya melibatkan penyuluh dan tokoh masyarakat, BRUS kali ini juga menghadirkan Kepala Seksi Bimas Islam H. Zulfaimar, S.Ag M.AP sebagai narasumber utama.
Dalam materinya, Faimar menyampaikan pentingnya semua pihak, khususnya lembaga pendidikan dan keluarga, untuk bekerja sama membentengi generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan bebas, LGBT, narkoba, dan judi online. Ia menegaskan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dibina dengan serius, terlebih dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Pendidikan agama dan penguatan moral adalah kunci. Jika remaja kita tidak diarahkan dengan benar hari ini, maka kita akan kehilangan masa depan bangsa esok hari," tegasnya di hadapan ratusan santri dan santriwati peserta kegiatan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kampar Utara, Abu Zahril, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan BRUS merupakan program strategis KUA dalam upaya pencegahan penyakit masyarakat di lingkungan pelajar. Ia menyebutkan bahwa KUA Kampar Utara bersama para penyuluh akan terus melakukan roadshow ke sekolah dan madrasah untuk memberikan penyuluhan langsung kepada siswa.
“Kami ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang kuat iman dan akhlaknya. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai pelayan umat,” ungkap Abu Zahril.
Selain Kemenag kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Forum PUSPA Kabupaten Kampar serta pihak Puskesmas Kecamatan Kampar Utara yang menyampaikan materi dari aspek kesehatan dan psikososial remaja.
Kegiatan BRUS di Ponpes Darul Fatah ini mendapat sambutan antusias dari para santri dan dewan guru. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, mengingat tantangan remaja saat ini semakin kompleks.
Melalui BRUS, KUA Kampar Utara menunjukkan komitmen kuat dalam membentengi generasi muda dan mengawal nilai-nilai agama agar tetap menjadi fondasi dalam kehidupan mereka sehari-hari. ( Fatmi/Cicy/Zaipul )