Pelalawan (22/09/2025) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Syafwan, menerima pelaksanaan Survey Indeks Resiko Terorisme (IRT) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang dilaksanakan melalui Bidang Penelitian dan Pengkajian Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau.
Kegiatan survey tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 26 September 2025 dengan tujuan untuk mengukur tingkat potensi, kerawanan, serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi munculnya resiko terorisme di wilayah Kabupaten Pelalawan. Syafwan didaulat menjadi salah satu narasumber (informan) untuk memberikan informasi sekaligus memfasilitasi pengumpulan data di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan.
Dalam surat resmi yang disampaikan kepada Kemenag Pelalawan, BNPT melampirkan dukungan dari Kementerian Agama Republik Indonesia serta menyertakan kuesioner yang diperlukan guna mendukung kelancaran pelaksanaan survey di tingkat daerah.
Kakan Kemenag Pelalawan Syafwan menyampaikan kesediaannya untuk mendukung penuh survey ini. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari upaya deteksi dini sekaligus pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat, khususnya melalui peran aktif Kemenag.
Dengan adanya survey IRT ini, diharapkan terbangun data yang akurat dan komprehensif untuk mendukung strategi nasional dalam menjaga keamanan serta memperkuat moderasi beragama di Kabupaten Pelalawan.